Gerakan “Jateng di Rumah Saja” Tak Pengaruhi Aktivitas Pasar di Magelang

Aktivitas di Pasar Muntilan./Foto: Acuantoday.com (chaidir)

Acuantoday.com, Yogyakarta―Gerakan “Jateng di Rumah Saja” yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, tak memengaruhi aktivitas pasar-pasar yang berada di Kota Magelang maupun Kabupaten Magelang. 

Kegiatan masyarakat yang berbelanja kebutuhan rumah tangga berjalan seperti biasa.

Gerakan Ganjar yang dilaksanakan  Sabtu (6/2) ini dan Minggu (7/2) besok, mendapat keluhan masyarakat karena dikhawatirkan tidak bisa mencari nafkah.

Seperti diketahui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengeluarkan Surat Edaran dengan nomor 443.5/0001933 tertanggal 2 Februari 2021 tentang “Jateng Dirumah Saja” pada 6-7 Februari .

Sementara itu, menindaklanjuti SE Gubernur Jawa Tengah tentang Gerakan Jateng Di Rumah Saja, Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP mengeluarkan Surat Edaran No: 443.5/477/01.01/2021 tentang peningkatan kedisiplinan dan pengetatan protokol kesehatan di Kabupaten Magelang. 

Salah satunya, mengijinkan pasar, mal, toko dan sejenisnya, untuk tetap beroperasi namun dibatasi waktu operasionalnya, sampai pukul 17.00 WIB.

Dari pantauan, Sabtu (6/2) pagi, aktivitas di Pasar Muntilan dan Pasar Grabag Kabupaten Magelang dan Pasar Rejowinangun Kota Magelang tampak kegiatan masyarakat seperti biasa. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda, mengatakan pihaknya telah mengimbau untuk pasar yang buka dini hari untuk buka lebih siang. 

“Biar perekonomian tetap berjalan, namun juga tetap mendukung pengetatan protokol kesehatan,” kata Nanda 

Ia menambahkan, acara pernikahan yang sudah mendapatkan izin Bupati Magelang sejak jauh-jauh hari tetap boleh dilaksanakan, namun dengan kapasitas tamu undangan maksimal 50 orang. 

“Dan tidak diperkenankan untuk memutar musik agar tidak menarik perhatian publik,” ujarnya.

Nanda menjelaskan, sifat penyebaran Covid-19 berdasar pada mobilitas pergerakan manusia, sehingga setiap individu harus mengurangi aktivitas di luar rumah. 

“Kami mohon warga Magelang untuk ikut berpartisipasi dalam Gerakan Jateng di Rumah Saja. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi mata rantai penyebaran Covid-19,” ajaknya.

Peningkatan kedisiplinan protokol kesehatan selama Gerakan Jateng Di Rumah Saja di Kabupaten Magelang juga melibatkan anggota TNI, Polri dan Satpol PP. 

“Operasi yustisi dilaksanakan pada beberapa tempat, terutama di perbatasan kota yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” kata Nanda. (chaidir)

Comments

comments