Gibran Dorong Pemberdayaan Kampung Sayur

Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Kampung Sayur Jl Malabar Utara RT 06/RW 16 Mojosongo, Jebres, Surakarta, Jumat (11/9/2020). Gibran mendorong pemberdayaan Kampung Sayur di daerahnya./ Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Surakarta- Karakter kuat seorang pemimpin rupanya ada dalam diri Gibran Rakabuming Raka. Calon Wali Kota Solo ini langsung turun ke lapangan alias blusukan begitu tahu masyarakat di daerahnya yang berlokasi di Mojosongo, Jebres berupaya mengembangkan Kampung Sayur.

Jumat (11/9/2020), pria 33 tahun ini sudah berada di lokasi blusukan di Jl Malabar Utara RT 06/RW 16 Mojosongo, Jebres, pukul 08.47 WIB. Masyarakat setempat yang tahu akan kedatangan calon pemimpinnya itu langsung menyambut Gibran dipimpin perangkat RT/RW setempat.

Para perangkat kampung menginformasikan keadaan kampung kepada cawalkot yang diusung PDI Perjuangan ini. Program ini adalah sebuah program penanaman sayur dengan metode hidroponik untuk kampanye makan sayur sekaligus menyediakan sayuran bagi warga.

Gibran kemudian diajak mengunjungi lahan tempat menanam sayur. Perangkat kampung meminta ayah Jan Ethes dan La Lembah Manah ini mensupport program tersebut. Gibran mengapresiasi “Kampung Sayur” ini. Dia menyebut ini program yang bagus.

Ketua RT 06/RW 16, Supadmin, menyatakan senang dengan kunjungan Gibran. “Alhamdulillah saya senang sekali sebagai yang dituakan di sini. Mudah-mudahan Mas Gibran nanti bisa meneruskan perjuangan bapaknya dulu, biar masyarakat sejahtera,” tutur Supadmin.

Supadmin menginformasikan kepada Gibran bahwa di kampungnya selain ada program pemberdayaan kampung sayur, juga ada peternakan lele. Hanya saja lokasi Mojosongo kesulitan air bersih. Untuk itu Gibran diminta agar mendukung dalam bentuk pembuatan sumur dalam.

Gibran meneruskan acara kunjungan dengan membagikan buku kepada anak-anak yang antusias menyambutnya. Gibran juga bersedia diajak selfie bersama oleh warga yang memintanya.

Seusai blusukan keliling kampung, Gibran membantu membagikan tambahan gizi untuk warga setempat, berupa setup makaruni yang dimasak ibu-ibu PKK setempat secara gotong royong.(har)

Comments

comments