Golkar Jadikan Hasil Survei Bahan Evaluasi Kinerja Partai

Ace Hasan Syadzily. (Istimewa)

Acuantoday.com, Jakarta- Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, hasil survei Litbang Kompas yang memposisikan Partai Golkar di bawah tidak menjadi masalah bagi partai besutan Airlangga Hartarto ini.

Menurut Ace, hasil survei Litbang Kompas akan dijadikan bahan evaluasi untuk kembali meningkatkan elektabilitas partai Golkar ke depan.

“Survei apapun kami jadikan bahan evaluasi agar kami dapat meningkatkan elektabilitas partai. Ini menjadi pelecut bagi kami agar dapat terus menaikan elektabitas,” kata Ace Hasan kepada wartawan, Selasa (23/2).

Dijelaskan Ace Hasan, publik harus melihat hasil survei Litbang Kompas secara menyeluruh, dimana ada 47 persen responden yang tidak menentukan pilihannya, hingga hasil tersebut perlu digali lagi lebih jauh.

“Harus dibaca secara utuh survei yang dilakukan Litbang Kompas ini. Dibanding dengan survei sebelumnya, yang belum menentukan pilihan dalam survei Kompas itu masih sangat tinggi, yaitu 47,3 persen. Harusnya hal itu bisa digali,” jelasnya.

Dikatakan Ace Hasan, sejauh ini Partai Golkar selalu bekerja untuk rakyat Indonesia hingga hasil survei tersebut tidak menjadi masalah bagi partai berlambang pohon beringin ini. “Ya kami sama sekali tidak gentar. Kami terus bekerja yang terbaik untuk rakyat,” tegasnya.

Lebih jauh pimpinan Komisi VIII DPR RI ini, survei sebelumnya yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Partai Golkar berada di angka 10 persen dengan jumlah responden yang tidak menjawab sebesar 17 persen.

“Bandingkan dengan survei LSI yang juga dirilis kemarin. Posisi Golkar pada 10 persen di mana undecided-nya 17 persen,” paparnya.

Berikut hasil survei elektabilitas Partai Politik Litbang Kompas:

PDIP: 19,7%
Gerindra: 9,6%
PKB: 5,5%
PKS: 5,4%
Demokrat: 4,6%
Golkar: 3,4%
NasDem: 1,7%
PAN: 0,8%
Perindo: 0,6%
PPP: 0,5%
Berkarya: 0,4%
Hanura: 0,2%
PSI: 0,2%
Garuda: 0,1%
PBB: 0,0%
PKPI: 0,0&
Tidak tahu/rahasia/golput: 47,3%. (rht)

Comments

comments