Gubernur Ganjar Tiga Kali Sambangi GOR Jatidiri, Ada Apa?

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memantau venue sepatu roda Stadion Jatidiri./Foto: Humas Pemprov

Acuantoday.com, Semarang―Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menyambangi proyek renovasi Gelanggang Olahraga (GOR) Jatidiri, Semarang pada Sabtu (9/1).

Pada kesempatan kali ini, Ganjar yang didampingi oleh jajarannya memantau kondisi venue sepatu roda dan lapangan indoor yang bisa digunakan untuk basket atau pun futsal.

Sebelumnya, Ganjar juga sempat mengajak tim PSIS Elite Pro Academy untuk latihan di komplek Stadion Jatidiri pada Kamis (7/1) pagi dan kemudian ia mengajak Asprov PSSI Jawa Tengah untuk melihat kelayakan Stadion Utama Jatidiri pada Jumat (8/1).

Di Semarang sendiri, Stadion Jatidiri tengah hangat diperbincangkan karena kelompok suporter pecinta PSIS Semarang, Panser Biru, tengah menuntut Ganjar untuk mengizinkan tim kebanggaannya kembali berlaga di stadion kebanggaan masyarakat Jawa Tengah ini.

Menurut Ganjar, kunjungannya ke Stadion Jatidiri sebagai wujud memperlihatkan kepada masyarakat bahwa proses renovasi telah membuahkan hasil dan ia pun meminta langsung masukan dari para atlet terkait kekurangan yang perlu diperbaiki lagi.

“Sebenarnya ini untuk menunjukkan pada masyarakat, beberapa venue di Jatidiri sudah bisa dipakai. Sekaligus kita ngecek, mereka kan atlet dan ada pelatihnya. Sebelum nanti pekerjaan ini diserahkan ke kami, kami butuh masukan yang kurang apa,” tandas Ganjar.

Dari para atlet itu, Ganjar mendapat beberapa masukan terkait kekurangan yang ada. Misalnya di lapangan sepatu roda, ditemukan ada lubang kecil di tengah perlintasan. 

\Selain itu, atlet juga mengeluhkan pembatas di sisi lapangan yang hanya berupa rangka besi yang berlubang. Mereka mengusulkan pagar itu ditutup menggunakan pembatas agar lebih aman.

“Tadi nemu ada lubang kecil, meskipun kecil tapi menurut para atlet itu mengganggu sekali. Maka ini yang coba kami bereskan. Termasuk di stadion Jatidiri, basket, renang, tennis dan lainnya, kami minta masukan biar tahu ini kurangnya apa. Sehingga, nanti saat pekerjaan ini diserahkan ke kami, kami bisa mengerti kekurangan-kekurangan itu dan segera diselesaikan,” jelas Ganjar.

Sementara itu, salah satu atlet sepatu roda Jawa Tengah, Rizky Adian (24) memuji kualitas venue sepatu roda yang baru direnovasi di hadapan Ganjar.

Ia mengatakan bahwa venue sudah seperti dengan venue-venue lain yang kerap digunakan untuk kompetisi.

“Lapangannya bagus, jadi tambah semangat. Ini seperti lapangan kalau ada perlombaan, sudah berstandar, jadi kalau latihan bisa sekaligus untuk simulasi perlombaan, terkait teknik, waktu dan sebagainya,” katanya.

Atlet andalan sepatu roda Jateng ini mengatakan sangat senang dengan dibangunnya venue sepatu roda yang ada di Jatidiri. Dibanding lapangan sebelumnya, ia mengatakan perbedaanya sangat jauh.

“Bedanya jauh sekali. Ini sudah standar. Halusnya beda, ngegripnya beda. Dan yang pasti lebih nyaman latihan di sini, bisa mengeluarkan semua kemampuan,” pungkas Rizky Adian. (alvin)

Comments

comments