Gus Miftah bersama Ketua MPR RI Ingatkan Agama Bukan Alat Permusuhan

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet/sweater kuning) bersama Ustadz Milenial Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah/kaos hitam). (Foto : Tim Gerak Bamsoet)

Acuantoday.com, Jakarta- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Ustadz Milenial Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) menekankan pentingnya semua elemen bangsa menjaga toleransi antar umat beragama.

Kemajemukan agama yang ada di Indonesia harus dijadikan sumber kekuatan utama bangsa. Bukan justru malah dipertentangkan.

“Tidak ada satu pun agama yang mengajarkan kekerasan atau menyakiti orang lain. Karena puncak ajaran dari semua agama adalah cinta kasih kepada sesama. Karena itu, siapa pun tidak boleh menjadikan agama sebagai alat permusuhan,” ucap Bamsoet di Studio Digital Black Stone Bamsoet Channel, Jakarta, Minggu (4/4/21).

Bamsoet yang juga Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menekankan pentingnya membangun wawasan kebangsaan untuk melindungi jatidiri dan identitas kebangsaan pemuda Indonesia.

Sejalan dengan pembangunan wawasan kebangsaan tersebut, MPR RI senantiasa konsisten melaksanakan pembangunan karakter bangsa melalui program Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada seluruh elemen bangsa.

“Empat Pilar MPR itu adalah Pancasila sebagai dasar negara, landasan ideologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa; Undang-Undang Dasar Negara Republik Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus kebangsaan yang harus kita junjung tinggi, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat pemersatu dalam kemajemukan bangsa,” ucap Bamsoet.(har)

Comments

comments