Halangi Tugas Polisi, Laskar FPI Diingatkan Taat Hukum

Dokumentasi - Laskar Front Pembela Islam (FPI) saat berunjuk rasa. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Polri mengecam aksi Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang menghalang-halangi kerja polisi dalam memberikan surat pemanggilan kedua untuk Rizieq Shihab di kediamannya, Rabu (2/12).

Rizieq yang tersandung kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan putrinya dan acara Maulid Nabi Muhammad SAW, disebut memang semestinya menghormati dan melakoni setiap proses penyidikan karena Indonesia negara hukum.

“Kalau memang yang bersangkutan (Rizieq) melakukan pelanggaran pelanggaran hukum tentunya harus supportif dong. Kita negara hukum. Kita harus tunduk kepada hukum siapa saja itu tak ada pengecualian,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri dalam jumpa pers di Bareskrim, Rabu.

Awi mewanti-wanti siapa saja pihak yang menghalangi kerja polisi dalam menegakkan hukum bakal mendapat konsekuensi sesuai hukum yang berlaku.

“Semuanya tentunya ada sanksinya. Karena tadi saya sampaikan bahwasanya kita negara hukum,” imbuhnya.

Sebelumnya, Laskar FPI membentuk barisan jaga rumah Rizieq. Mereka mencoba menghalangi laju penyidik dari Polda Metro Jaya yang hendak masuk menyerahkan surat pemanggilan kedua untuk Rizieq.

Dikabarkan Rizieq bakal dipanggil lagi untuk pemeriksaan pada Senin (7/12). Begitu pun dengan menantunya Hanif Alatas. Mereka mangkir dari agenda pemeriksaan sebelumnya. Rizieq mangkir karena alasan kesehatan dan Hanif lantaran ada jadwal kegiatan pribadi lain. (rwo)

Comments

comments