Hari Ini Dua Rekor dalam Sehari

Ilustrasi - Virus Corona (Covid 19). (Dok Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Pandemi COVID-19 saat ini masih tinggi dan masih menjadi ancaman menakutkan. Hari ini, Rabu (27/1/2021) penambahan kasus baru COVID kembali meningkat di atas 10.000 an kasus.

Sementara penambahan kasus kematian hari ini pecah rekor sebanyak 387 kasus. Total kasus kematian saat ini telah mencapai 28.855 pasien meninggal dunia karena terpapar virus corona.

Sebelumnya, kasus kematian tertinggi terjadi pada Kamis 21 Januari 2021 dengan 346 kasus kematian dalam sehari.

Meski penambahan kasus kematian akibat COVID-19 terus beranjak naik dan kasus penularan COVID terbilang tinggi, namun upaya pemerintah menekan dan menyembuhkan pasien COVID juga diupayakan maksimal.

Bahkan, hari ini pecah kasus kematian akibat virus corona diikuti juga dengan pecah rekor kasus pasien sembuh dari virus corona.

Jumlah pasien sembuh setelah terpapar COVID-19 hari ini bertambah sebanyak 10.974, sehingga total pasien sembuh dari COVID-19 mencapai 831.330 pasien sembuh.

Mereka dinyatakan sembuh setelah mendapatkan hasil dua kali negatif dalam pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction (PCR).

Penambahan pasien sembuh dalam sehari itu menjadi rekor baru untuk kasus sembuh dari COVID-19 sejak diumumkan awal pandemi pada 2 Maret 2020 lalu.

Pecah rekor pasien sembuh terbilang cepat, karena dua hari sebelumnya yaitu pada Senin (25/1/2021) pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 10.678 orang.

Sementara itu, penambahan kasus positif terkonfirmasi COVID per hari ini berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 terdapat 11.948 orang positif terpapar virus corona, sehingga total kasus positif COVID-19 di tanah mencapai 1.024.298 orang.

Data Satgas Penanganan COVID-19 juga mencatat ada 81.589 suspek terkait virus corona di Indonesia.

Lebih lanjut, terdapat 510 kabupaten/kota yang terpapar Covid-19 di 34 provinsi.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), suspek diberikan kepada seorang yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia.(har)

 

Comments

comments