Hari Tanpa Bayangan Diperkirakan Terjadi di Provinsi Sumbar

Kulminasi utama matahari atau dikenal sebagai hari tanpa bayangan diperkirakan terjadi besok pada 21 September 2020 disebagian wikayah provinsi Sumatera Barat

Acuantoday.com, Jakarta- Sejumlah wilayah di Provinsi Sumbar diperkirakan akan mengalami kulminasi utama matahari atau dikenal sebagai hari tanpa bayangan pada 21 September 2020.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Padang Panjang, Sumatera Barat memperkirakan wilayah pertama yang akan mengalami kulminasi utama matahari diperkirakan terjadi di wilayah Simpang Empat pada 12.13 WIB dan Lubuk Sikaping pada pukul 12.12 WIB.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Padang Panjang, Mamuri Minggu (19/9/2020) menjelaskan kulminasi utama merupakan fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi dengan deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat.

Bayangan benda yang tegak seakan terlihat menghilang karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.

“Maka banyak yang menyebutkan bahwa hari kulminasi utama itu dikenal sebagai hari tanpa bayangan,” terang Mamuri.

Fenomena hari tanpa bayangan tersebut hanya terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya pun tidak jauh saat matahari berada di khatulistiwa.

Menurut dia, hal itu terjadi karena mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator.

“Hari tanpa bayangan biasanya terjadi pada tengah hari, di saat itu matahari tepat berada 90 derajat di atas benda atau badan kita,” kata dia.

Akibatnya bayangan tersebut akan jatuh tepat di dasar benda atau di bawah kaki seseorang. Sehingga terlihat seolah-olah bayangan tersebut tidak ada.

“Fenomena hari tanpa bayangan tersebut diperkirakan akan terjadi pada 21 hingga 27 September 2020,” kata dia.

Lebih lanjut ia menyebutkan sejumlah wilayah di Sumbar yang mengalami kulminasi matahari pada 21 September 2020 diperkirakan terjadi di wilayah Simpang Empat pada 12.13 WIB dan Lubuk Sikaping pada pukul 12.12 WIB.

“Kemudian pada 22 September 2020 diperkirakan terjadi di Bukittinggi dan Lubuk Basung pukul 12.11 WIB atau 12.12 WIB,” ujar dia.

23 hingga 25 September 2020 diperkirakan akan terjadi di Pariaman, Parit Malintang, Padang, Arosuka, Painan, Solok, Payakumbuh, Sarilamak, Padang Panjang, Batu Sangkar, Sungai Dareh, Muaro Sijunjung, dan Sawahlunto.

“Selanjutnya pada 26 hingga 27 September 2020 fenomena hari tanpa bayangan juga terjadi di Tua Pejat dan Padang Aro,” kata dia.

Ia mengimbau agar masyarakat menggunakan pelindung diri untuk mengurangi sengatan matahari. Kemudian membawa bekal dan minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi terutama bagi yang beraktivitas di luar lapangan.(ato)

Comments

comments