Berita Terkini

Profil Wanda Hara, Pria Bercadar yang Ikut Kajian Ustadz Hanan Attaki

Kamu mungkin pernah mendengar nama Wanda Hari. Ya, pria ini memang berkecimpung di industri hiburan bersama artis Tanah Air, terutama soal urusan fashion stylist...

Demo Sempat Ricuh! Inilah 12 Tuntutan BEM SI untuk Jokowi di Akhir Masa Kepemimpinannya

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Senin (22/7/2024).Dalam aksi demo tersebut BEM SI menyikapi...

Rangkuman Film Hijack 1971, yang Diangkat dari Kisah Nyata Pembajakan Pesawat Korea Selatan

Setelah sukses dirilis di Korea Selatan pada 21 Juni 2024, film Hijack 1971 akhirnya resmi tayang di Indonesia pada 17 Juli 2024. Film debut...

Joe Biden Mundur dari Pilpres AS dan Digantikan dengan Sosok Ini, Simak Isi Surat Pengunduran Dirinya

Presiden petahana Joe Biden putuskan untuk mundur dari ajang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2024 yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 November 2024.Dari keputusannya...

Download Lagu MP3 Gratis: Tips dan Trik Terbaik

Berbagai situs dan aplikasi kini menawarkan akses ke jutaan lagu dari seluruh dunia, memungkinkan pecinta musik untuk menambah koleksi lagu dengan cara download lagu...
HomeHealthApa itu Penyakit Glaukoma, Apa saja Faktor Resikonya dan Penyebabnya ?

Apa itu Penyakit Glaukoma, Apa saja Faktor Resikonya dan Penyebabnya ?

Penyakit Glaukoma merupakan salah satu jenis penyakit mata yang dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf optik sehingga fungsi mata perlahan-lahan akan menghilang atau tidak dapat melihat secara total. Jenis glaukoma yang paling sering dialami oleh beberapa orang yaitu :

Glaukoma sudut terbuka

Jenis Glaukoma ini ini umumnya akan berkembang secara perlahan-lahan dalam jangka waktu yang lama dan penderita tidak akan merasakan sakit hingga pada akhirnya fungsi penglihatan akan menghilang. jenis glaukoma ini jika tidak segera di obati akan mengakibatkan kebutaan secara permanen.

Glaukoma sudut tertutup

Jenis glaukoma ini sangat jarang terjadi biasanya gejala awal bisa seperti mata terasa perih, merasakan penglihatan menjadi kabur, dan ciri fisik lainnya yaitu pupil mata menjadi besar, sering merasakan mual. sifat dari penyakit glaukoma sudut tertutup ini mengakibatkan kebutaan secara permanen.

Beberapa faktor penyebab yang mengakibatkan seseorang terserang penyakit glaukoma adalah :

  1. Adanya peningkatan tekanan di area mata.
  2. Riwayat keluarga yang pernah mengalami glaukoma.
  3. Memiliki penyakit darah tinggi.

Khusus untuk tekanan di area mata yang disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi, nilainya yaitu lebih dari 21 mmHg atau 2.8 kPa. Namun, pada beberapa orang yang memiliki tekanan mata tinggi selama bertahun-tahun tidak mengalami penyakit glaukoma. tetapi sebaliknya, kerusakan saraf optik juga dapat terjadi pada orang yang memiliki tekanan normal, yang sering disebut juga dengan glaukoma tegangan normal.

Mekanisme glaukoma sudut terbuka diyakini keluarnya aqueous humor (merupakan cairan yang terdapat pada ruang mata diantara lensa Mata dan Kornea) secara perlahan -lahan melalui trabecular meshwork (Trabecular meshwork yaitu saluran saringan yang mengelilingi tepi luar dari iris mata dalam sudut ruang anterior, dibentuk di mana sisipan iris ke dalam tubuh ciliary) sementara di glaukoma sudut tertutup iris memblokir meshwork trabecular. diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah anda benar-benar terkena glaukoma jenis ini.

Jika dapat ditangani sejak awal maka penyakit glaukoma mungkin masih bisa dihentikan atau diperlambat perkembangannya, dengan beberapa jenis pengobatan antara lain :

  • Obat-obatan
  • Perawatan laser
  • Pembedahan

Tujuan dari pengobatan penyakit glaukoma ini adalah untuk mengurangi tekanan pada mata.  sejauh ini pengobatan melalui metode laser adalah yang paling efektif pada jenis glaukoma sudut terbuka dan sudut tertutup. tetapi jika penderita tidak memungkinkan untuk menggunakan pengobatan laser karena kondisi fisik maka bisa dilakukan dengan metode operasi glaukoma.

Menurut data yang dihimpun badan kesehatan dunia, menunjukan jika penyakit glaukoma merupakan penyebab kebutaan terbesar kedua setelah penyakit katarak. penyakit glaukoma sendiri sering di sebut juga sebagai penyakit pencuri karena bisa menyebabkan kebutaan yang terjadi secara perlahan-lahan pada penderitanya.