Heboh Siswi Non Muslim Disuruh Pakai Jilbab, PDIP: Pihak Sekolah Harus Diberi Sanksi Tegas

Dokumentasi - Para siswi mengenakan seragam sekolah dengan jilbab dan rokok panjang hingga menutup mata kaki. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Publik kembali dihebohkan dengan sikap pihak SMK Negeri 2 Padang, Sumatera Barat yang memaksa para siswinya pakai jilbab. Kejadian ini mendapat sorotan tajam dari publik, hingga tidak sedikit yang meminta guru yang memaksakan siswi tersebut diberikan teguran dan sanksi tegas.

“Terhadap guru yang melakukan pemaksaan terhadap siswa di SMKN 2 Padang tersebut harus diberikan teguran, dengan sanksi yang tegas karena tindakan represif seperti ini bertentangan dengan prinsip moral dan etik pendidikan bangsa yang berdasarkan Pancasila,” kata politisi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira kepada wartawan, Sabtu (23/1).

Pareira menuturkan, pemaksaan terhadap siswi untuk menggunakan simbol agam yang tidak sesuai dengan keyakinan mereka adalah pelanggaran berat, dan harus ada peringatan dari lembaga pendidikan.

“Terhadap lembaga pendidikan yang melakukan peserta didik untuk berkeyakinan atau menggunakan simbol yang tidak sesuai dengan keyakinan agamanya harus diberikan peringatan keras,” ucapnya.

Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan ini mengatakan, dalam hal beraga atau penggunaan simbol-simbol agama tidak boleh ada paksaan, apalagi hal tersebut terjadi kepada anak-anak didik setingkat SMK.

“Tidak diperbolehkan adanya pemaksaan oleh sekolah maupun birokrasi pendidikan baik pusat maupun daerah terhadap peserta didik baik dalam hal keyakinan maupun simbol-simbol keyakinan agama tertentu terhadap peserta didik,” jelasnya.

“Harus ada ruang untuk menghargai perbedaan, menerima kebhinnekaan peserta didik. Toleransi antar pendidik dan peserta didik, maupun antar sesama peserta didik harus menjadi prinsip moral dan etika di sekolah-sekolah tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, tersiar video pendek di media sosial yang memperlihat percakapan antara orang tua murid Eliana Hia dan pihak SMK Negeri 2 Padang pada, Kamis (21/1) kemarin. Eliana dipanggil pihak sekolah karena anaknya, Jeni Cahyani Hia, tidak mengenakan jilbab. (rht)

Comments

comments