Heli Dibakar KKSB, 9 Pegawai Diamankan Warga

Heli type MI 85 milik PT Ersa Air yang dibakar kelompok bersenjata. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto menjelaskan, usai insiden helikopter dibakar Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB), sebanyak 9 pegawai masih belum dievakuasi tapi berhasil diamankan warga sekitar Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

“Situasi serta kondisi Bandara Ilaga masih siaga dan sampai saat ini aparat keamanan belum dapat mendekat ke Bandara. Adapun 9 orang pegawai yang terjebak dan belum dapat dievakuasi dalam kondisi aman dengan penjagaan masyarakat asli setempat,” kata Letjen Joni dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/4/2021).

Mantan Pangdam Jaya itu menjelaskan, adapun helikopter yang dibakar tersebut sebenarnya heli yang mogok dan menunggu perbaikan sehingga terpaksa bermalam di landasan bandara Ilaga.

“Helinya yang dibakar itu mengalami kerusakan mesin dan sedang menunggu kedatangan spare parts dari luar negeri,” ujarnya.

Mantan Kepala Staf Umum TNI itu menerangkan, helikopter yang dibakar KKSB itu terdaftar di negara Kazakhstan dan dipiloti tiga orang WNA yang semuanya berkebangsaan Ukraina.

“Itu heli type MI 85 milik PT Ersa Air dengan registrasi UP MI815 dari Kazakhstan. Type MI 85 yang dipiloti Oleksii iegorchev, FO Valerii Chornomorets dan FE Serik Nurmakhan dari Ukraina untuk mengangkut alat berat milik PT Modern,” pungkasnya. (Mmu)

Comments

comments