Hidupkan Ekonomi, Wali Kota Bandung Dukung Program PHRI Selama Ramadan

Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Foto : dila/.Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Bandung – Wali Kota Bandung Oded M Danial mendukung program Pengusaha Hotel dan Restoran atau PHRI selama Ramadan 2021 demi menghidupkan kembali geliat ekonomi.

Oded sangat mengapresiasi konsistensi dari PHRI utamanya pengurus Jawa Barat yang rutin menggelar acara Safari Ramadan tak terkecuali pada tahun ini walau di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

“Apalagi dalam Safari Ramadan ini tidak hanya dihadiri para pengusaha hotel dan restoran tetapi juga turut dihadiri anak panti asuhan untuk diberikan santunan,” kata Oded dalam keterangannya, Jumat (16/4).

Lebih lanjut, Oded menuturkan, khusus bagi umat muslim, menekuni dunia usaha tidak cukup bermodalkan materi saja. Namun harus turut dibarengi dengan fondasi spiritual dari sudut pandang keagamaan.

“Orang yang memiliki modal pertama selain pengusaha horizontal melakukan usaha yang keuntungannya dirasakan di dunia, kalau ingin berhasil ditambah modal lain yakni hubungan vertikal pada Allah,” katanya.

Berlatar berlakang sebagai pengusaha, Oded lantas membagikan tips berikhtiar dari pandangan Islam. Mengutip referensi dari Alquran, dia menyebutkan setidaknya ada 3 hal utama yang perlu dilakukan pengusaha.

“Pertama itu rajin-rajinlah membaca Alquran. Kedua kata Allah, milikilah jiwa ringan untuk menjalankan salat. Jika sudah ada modal ini maka sempurnakan dengan yang ketiga yaitu gemar berinfak sodaqoh,” ungkapnya.

Ketua PHRI Jawa Barat Herman Muchtar mengajak para pengusaha hotel dan restoran agar tetap semangat pada kondisi keterpurukan diterpa pandemi covid-19. Di masa pandemi, justru harus semakin solid.

Mengingat masih pandemi Covid-19, Herman menuturkan pelaksanaan Safari Ramadan pun turut menyesuaikan. Di antaranya mengurangi tempat pelaksanaan dan jumlah peserta di setiap gelarannya.

“Biasanya Safari Ramadan itu dalam satu bulan dilakukan 26 hari, tapi karena kondisi pandemi Covid-19 hanya 12 hari. Ini pun pesertanya dibatasi tidak bisa semuanya dan juga hanya beberapa,” kata Herman. (dila)

Comments

comments