Hina Jokowi-Mega dan Institusi Polisi, 2 Wanita Ditangkap

Ilustrasi - Tim gabungan Kejaksaan Agung dan Kejari Purwokerto terpidana kasus penipuan multi level marketing (MLM) Eliza Kartikasari Nur Faizah. Kamis (1/10) Kejagung merilis penangkapan buronan sejak 10 tahun itu.

Acuantoday.com, Jakarta―Polisi berhasil menangkap LS (49), perempuan yang diduga menghina Presiden Joko (Jokowi) Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri lewat media sosialnya. 

“(LS) ditangkap di kediamannya, daerah Ciputat, Tangerang Selatan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Menteng Kompol Ghozali Luhulima dalam keterangan tertulis, Rabu (16/12). 

Ghozali menuturkan video tersebut sebenarnya rekaman lama yang dibuat 2019 lalu, tapi mendadak viral baru-baru ini. Sebab itu, polisi masih mencari siapa penyebar pertama video itu. 

Terhadap pelaku, polisi mengaku telah memeriksakan kejiwaan LS di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, lantaran pernyataannya di video tersebut. 

Adapun salah satu akun Twitter yang mengunggah tayangan itu adalah @futoday_. Dalam video tersebut, LS mencaci maki Jokowi dan Megawati, salah satunya menyebut mereka merampok duit negara. LS juga menilai Jokowi tak bisa bekerja sebagai pemimpin negara. 

Hal sama juga terjadi terhadap seorang ibu yang ditangkap karena ujaran kebencian.  Ratu Wiraksini (53) dicokok tim siber Polda Metro Jaya karena unggahan konten ujaran kebencian di akun Tiktok pribadinya, yang diduga menghina institusi Polri. 

Kepada polisi, Ratu mengaku menyampaikan demikian karena Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, ditangkap. 

“Kami tangkap pelaku karena menghina nama baik kepolisian,” singkat Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (16/12).

Ibu paruh baya ini, lanjut dia, diamankan di kediamannya di Kampung Al Barokah, Kelurahan Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat pada Senin (14/12) lalu.  

Penangkapan ini berawal dari patroli siber Tim Unit 2 Subdit Siber Polda Metro Jaya. Kepolisian menemukan sebuah akun Tiktok dengan nama akun @yudinratu mengunggah rekaman video yang melakukan penghinaan terhadap polisi.

Atas perbuatannya, Ratu Wiraksini disangkakan melanggar Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 207 KUHP. (rwo)

Comments

comments