Hingga Saat Ini Total Enam Jenazah Korban Pesawat Jatuh Sriwijaya Air Berhasil Diidentifikasi

Posko Post Mortem untuk keperluan identifikasi jenazah korban jatuh pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 di RS Polri, Jakarta. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Dua jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 berhasil diidentifikasi pada sore hari ini (13/1) oleh Polri. Dengan begitu, total sudah ada enam jenazah yang telah diidentifikasi sejak kemarin lusa (1/11).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menuturkan, dua tambahan jenazah hari ini berhasil diidentifikasi melalui cara pemindaian sidik jari. Korban pertama atas nama Indah Halimah (perempuan), dan korban kedua bernama Agus Minarni (laki-laki).

“Tim telah rekonsiliasi (penggabungan data antemortem dan posmortem) dan teridentifikasi ada dua korban sore ini. Dapat teridentifikasi melalui sidik jari,” kata Rusdi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (13/1).

Proses identifikasi dilakukan sepenuhnya oleh Tim Inafis Polri. Perwakilan tim, Kombes Sriyanto mengatakan, jenazah Indah teridentifikasi dari jempol tangan kirinya. Ditemukan 12 titik identik di ruas jari korban.

“Menurut kami ini (hasil identifikasi) tidak bisa terbantahkan,” ujar Sriyanto dalam kesempatan sama.

Sriyanto menjelaskan identitas Indah, seorang warga Sumatera Selatan beragama Islam yang lahir 1 September 1994. Indah tercatat dalam manifes nomor 24 di pesawat yang jatuh di Kepulauan Seribu itu.

Beda dengan Indah, Identifikasi terhadap jenazah Agus melalui jempol tangan kanan korban. Hasilnya diketahui bahwa data berdasar e-KTP, Agus berstatus seorang PNS, warga Kalimatan Barat beragama Islam, kelahiran 1 Agustus 1973.

“Kami bandingkan dengan sidik jari yang di e-KTP jempol kanan itu identik 12 titik persamaan,” ujarnya.

Rusdi menambahkan, RS Polri sejauh ini sudah menerima sebanyak 137 kantong jenazah dan 35 kantong properti pesawat. Di samping itu, telah diterima 112 sampel DNA dari keluarga korban. Langkah ke depan, Polri bakal melakukan identifikasi dengan mencocokan data antemortem dan postmortem, sebelum akhirnya dilakukan pecocokan sampel DNA dari keluarga korban.

Sebelumnya, 4 jenazah berhasil diidentifikasi dengan metode sama. Pertama Okky Bisma yang diketahui berstatus pramugara pesawat itu, lalu kopilot bernama Fadly Satrianto serta dua penumpang bernama Ashabul Yamin, dan Khasanah. (rwo)

Comments

comments