Hotel Siap Layani Pasien Korona

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, menyatakan akan fokus pada tiga langkah pengembangan dan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pada tahun anggaran 2021./Foto: Antara (Birkom Kemenparekraf)

Acuantoday.com, Jakarta―Hotel yang akan dijadikan lokasi isolasi pasien konfirmasi tanpa gejala (gejala ringan) telah siap untuk digunakan.

Kepastian ini didapat setelah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meninjau kesiapan di beberapa hotel. 

Salah satunya hotel Ibis Styles Mangga Dua, Jakarta,yang  direkomendasikan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

“Secara umum pelaksanaan persiapannya sudah baik dan siap untuk menjalankan program ini. Kita lihat juga kualitas makanan, kualitas kamar juga bagus. Diharapkan dengan kondisi service yang baik ini, orang yang sedang sakit secara psikologis akan lebih cepat sembuh karena imunitas akan naik,” kata Wishnutama, Rabu (23/9).

Penggunaan hotel untuk pasien korona adalah program reaktivasi industri perhotelan yang dijalankan kementeriannya dalam upaya menekan penyebaran COVID-19.

Dalam kunjungan itu, Wishnutama didampingi Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya dan Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan dr Benget Saragih.

“Saya benar-benar menekankan bahwa protokol kesehatan harus dijalankan agar tujuan dan harapan kita bersama bahwa penyebaran COVID-19 dapat ditekan atau bahkan menjadi klaster baru sehingga kita bisa memasuki era adaptasi kebiasaan baru lebih baik lagi,” katanya.

Menparekraf melihat langsung alur kedatangan pasien saat tiba di ruangan untuk dilakukan wawancara oleh dokter dan perawat dari Kemenkes sampai masuk ke dalam kamar untuk menjalankan isolasi.

Begitu juga dengan tata cara pasien mendapatkan layanan seperti makanan, minuman, serta layanan kesehatan yang disiapkan Kementerian Kesehatan.

Tidak hanya bagi pasien, Menparekraf juga memastikan kesiapan para pekerja hotel agar benar-benar bisa menjalankan tugasnya melayani, namun tetap aman COVID-19.

Sebelumnya, Kemenparekraf bersama Kemenkes menyusun standard operating procedure (flowchart) mengenai mekanisme pelaksanaan terkait bagaimana prosedur masyarakat yang positif terinfeksi COVID-19, namun tanpa gejala bisa check-in di hotel-hotel yang telah ditentukan.

Ia pun mengapresiasi pihak hotel yang telah siap menjalankan prosedur yang disyaratkan Kementerian Kesehatan, seraya berharap hal sama juga dijalankan hotel lainnya yang berpartisipasi dalam program ini. (adi)

Comments

comments