IHSG dan Rupiah Terkoreksi Imbas Trump Positif Korona

Logo Indonesia Stock Exchange di Gedung BEI Jakarta./Foto: Acuantoday.com (Ahmadi Supriyanto)

Acuantoday.com, Jakarta―Kabar Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Melania Trump yang positif terinfeksi COVID-19, memengaruhi pergerakan rupiah. Tidak hanya itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan, juga terkoreksi seiring kabar itu.

IHSG ditutup melemah 43,36 poin atau 0,87 persen ke posisi 4.926,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 10,19 poin atau 1,34 persen menjadi 750,86.

“IHSG hari ini melemah karena profit taking setelah kemarin naik dua persen dan sentimen negatif dari terkonfirmasinya Donald Trump positif COVID-19,” kata analis Indo Premier Sekuritas Mino di Jakarta, Jumat (2/10).

Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, sembilan sektor terkoreksi dimana sektor infrastruktur paling dalam yaitu minus 2,25 persen, diikuti sektor pertanian dan sektor keuangan masing-masing minus 1,24 persen dan minus 1,06 persen. Sedangkan satu sektor naik yaitu sektor industri dasar sebesar 0,31 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing sebesar Rp51,36 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 629.051 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,97 miliar lembar saham senilai Rp6,15 triliun. Sebanyak 125 saham naik, 300 saham menurun, dan 1.350 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 155,03 poin atau 0,67 persen ke 23.029,9 dan Indeks Straits Times turun 8,34 atau 0,33 ke 2.492,4. Sementara bursa saham China tutup.

Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore, ditutup melemah seiring terkoreksinya mayoritas mata uang kawasan Asia.

Rupiah ditutup melemah 30 poin atau 0,2 persen menjadi Rp14.865 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.835 per dolar AS.

“Dari eksternal, pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi kabar Donald Trump yang terkonfirmasi positif COVID-19,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Jumat (2/10).

Seperti diketahui, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Melania Trump positif terinfeksi COVID-19 setelah penasihat seniornya, Hope Hicks dilaporkan positif terinfeksi penyakit menular itu.

Lewat unggahannya di Twitter, Trump mengumumkan, “Malam ini, saya dan @FLOTUS (akun Twitter resmi Melania) terkonfirmasi positif COVID-19. Kami akan menjalani karantina dan pemulihan secepatnya”. (ahm)

Comments

comments