Imbas Pandemi Pesantren Kilat Ramadan Hilang, Begini Respons Wali Kota Bandung

Wali Kota Bandung Oded M Danial

Acuantoday.com, Bandung – Wali Kota Bandung Oded M Danial ikut merespons soal hilangnya program pesantren kilat Ramadan imbas dari pandemi Covid-19. Oded  meminta warga utamanya unsur pendidik di Kota Bandung bersemangat menghadirkan inovasi termasuk di saat Ramadan dan tantangan masa pandemi.

“Pandemi jangan mengurangi spirit kita menghadirkan berbagai inovasi, gagasan-gagasan, maupun program keagamaan selama Ramadan,” ujar Oded, Minggu (18/4).

Soal program pesantren kilat Ramadan, Oded menilai sudah menjadi keharusan bagi Kota Bandung sebagai Smart City untuk memanfaatkan penggunaan teknologi.”Pada hakikatnya konsep smart city ini penggunaan teknologi IT menjadi sebuah keniscayaan. Ada tidak adanya pandemi ini adalah sudah kebutuhan kita,” terangnya.

Untuk itu, Oded mengungkapkan pandemi Covid-19 telah membawa dampak terhadap kehidupan manusia kepada semua agama tidak terkecuali umat Islam saat Ramadan.”Pesantren kilat yang setiap tahunnya begitu dinanti anak usia sekolah bukan sepenuhny hilang tapi bisa memanfaatkan konsep virtual di masa pandemi saat ini,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Oded berharap dengan kegiatan itu syiar Ramadan tetap bisa dilakukan meski di tengah keterbatasan tidak mengurangi makna yang ingin dicapai. “Aktivitas ibadah Ramadan di masjid dan tempat-tempat kajian boleh saja dikurangi. Tapi upaya kita menyiarkan Ramadan tidak boleh berkurang sedikit pun,” tandasnya. (dila)

Comments

comments