IMF: Kerentanan Keuangan Global Terus Meningkat

Ilustrasi-Krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19

Acuantoday.com, Washington―Dana Moneter Internasional (IMF) mengingatkan akan kerentanan keuangan global yang terus meningkat sejak wabah pandemi Covid-19.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat menimbulkan hambatan bagi pemulihan ekonomi global yang tidak merata.

IMF dalam Laporan Stabilitas Keuangan Global yang baru dirilis, Selasa (13/10) waktu setempat, menyebut, sejak wabah Covid-19, kerentanan terus meningkat.

Pemicu seperti wabah virus baru, kesalahan langkah kebijakan, atau guncangan lain dapat berinteraksi dengan kerentanan yang sudah ada sebelumnya.

“Ini mengarahkan ekonomi ke skenario yang lebih merugikan,” kata IMF.

Dalam skenario seperti itu, sebut IMF, kebangkrutan yang lebih luas dapat mengarah pada penetapan harga ulang risiko kredit, pengetatan standar pinjaman bank, dan pengetatan tajam kondisi keuangan.

Analisis IMF menunjukkan, beberapa sistem perbankan mungkin mengalami kekurangan modal yang signifikan.

“Sejumlah besar perusahaan dan rumah tangga tidak akan dapat membayar kembali pinjaman mereka, bahkan setelah memperhitungkan langkah-langkah kebijakan yang diterapkan saat ini, dan profitabilitas mereka akan goyah,” kataTobias Adrian, penasihat keuangan dan direktur Departemen Moneter dan Pasar Modal IMF, Selasa.

Ia mengingatkan, hubungan yang meningkat antara perusahaan, bank, dan lembaga keuangan nonbank menyiratkan bahwa, pada titik tertentu, kerapuhan dapat menyebar ke seluruh sistem keuangan.

“Banyak perusahaan telah memiliki tingkat utang sangat tinggi sebelum krisis, dan sekarang utang di beberapa sektor mencapai level tertinggi baru. Ini berarti risiko solvabilitas mungkin telah bergeser ke masa depan,” katanya. (ahm)

Comments

comments