Ingat Joni, Bocah Heroik Pemanjat Tiang Bendera?

Acuantoday.com-  Ingat Yohanes Andi Gala alias Joni, pemanjat tiang bendera pada upacara HUT RI ke-73 di Pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT),  17 Agustus 2018 lalu?

Setelah menjadi perbincanagan luas, Joni diundang ke Istana Negara, Jakarta. Ia bertemu Prseiden Jokowi dan mendapat hadiah.

Awalnya Joni hanya minta hadiah sepeda dari Presiden. Namun Jokowi heran, jauh –jauh dari NTT bertemu dengan dirinya  kok hanya minta sepeda.

Ketika diminta mengajukan permintaan lagi, Joni akhirnya menyebut: rumah. Akhirnya rumah  orang tua Joni, di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Barat, Belu, NTT, direnovasi atas biaya dari presiden.

Renovasi dimulai  31 Agustus 2018, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Pejabat Gubernur NTT, Robert Simbolon. Rumah berukuran 9 X 5 meter itu rampung direnovasi sekitar 40 hari kemudian.

Di bagian depan rumah itu terpampang tulisan “Rumah Joni”

Dalam dialog dengan Joni di Istana Negara, Presiden Jokowi mengaku tegang ketika melihat siswa Negeri Silawan itu memanjat tiang  bendera,terutama saat ia  hampir mencapai puncak taing. “Itu tiangnya kan kecil,” kata Jokowi saat itu.

Jokowi juga minta Joni membeberkan kronlogis peristiwa heroik itu. Rupanya waktu itu Joni terpaksa meninggalkan arena upacara karena sakit perut. Namun, ia bergegas menuju tiang bendera dan menjajatnya ketika mendengar pemberitahuan bahwa tali bendera macet, tak bisa ditarik.

Lalu, nama Joni mendadak menjadi perbincangan di seluruh pelosok negeri.  (Tono)

 

 

 

 

Comments

comments