Ini Kata Ahli Epidemiologi Tentang Penularan COVID-19 di Pengungsian

Arsip Foto. Korban banjir mengungsi di Bele Li Mbui, Kota Gorontalo, Gorontalo, Sabtu (25/7/2020). Antara

Acuantoday.com, Yogyakarta – Potensi munculnya klaster penularan COVID-19 di pengungsian perlu diwaspadai, terutama di daerah yang sedang menghadapi bencana alam.

“Potensinya cukup besar,” kata Ahli epidemiologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Citra Indriani, seperti dikutip Antara, Kamis (17/9)

Citra menuturkan, protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 sulit diterapkan di pengungsain karena kapasitas tempat pengungsian tidak sebanding dengan jumlah pengungsi.

“Kondisi yang demikian mempersulit penerapan protokol kesehatan,” ujar dia.

Guna mencegah kemungkinan munculnya klaster penularan virus corona di tempat pengungsian, ia menyarakan pemerintah  memetakan daerah-daerah yang rawan dan menyiapkan rencana mitigasi penularan COVID-19 di area pengungsian.

“Karena saat ini transmisi COVID-19 masih terjadi, bahkan menjadi transmisi menetap di masyarakat. Kondisi yang tidak memungkinkan untuk menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker akan mendorong terjadinya penularan,” katanya. (Neta)

Comments

comments