Ini Kata Ketua KPK Pada Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia

 Acuantoday.com, Jakarta  — Momentum peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) dapat dimanfaatkan untuk membangun kesadaran masyarakat agar korupsi tidak lagi dianggap sebagai budaya.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan hal itu dalam sambutannya pada  Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh pada hari ini, 16 Desember 2020.

“ Korupsi kita jadikan sebagai bahaya laten yang dapat mengganggu terwujud-nya tujuan negara,” kata ujarnya, seperti dikutip Antara.

Firli menegaskan, KPK juga ingin memperkuat komitmen dan kerja sama antara pemangku kepentingan dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Memperluas keterlibatan masyarakat secara aktif dalam sosialisasi nilai-nilai antikorupsi sehingga dapat meningkatkan pemahaman termasuk dalam gerakan-gerakan pencegahan korupsi sehingga diharapkan budaya antikorupsi akan tumbuh kembang di seluruh elemen masyarakat dan segenap anak bangsa,” tutur-nya.

Ia juga menyampaikan, pimpinan KPK periode 2019-2023 beserta insan KPK telah merumuskan strategi pemberantasan korupsi yang merupakan “core business” KPK ke dalam tiga strategi atau pendekatan.

Pendekatan pertama adalah pendekatan pendidikan masyarakat, pendekatan kedua adalah pendekatan pencegahan, dan pendekatan ketiga adalah pendekatan penindakan secara tegas.

Firli menjelaskan, pendekatan penindakan  dilakukan dengan penegakan hukum yang tegas, namun tetap akuntabel, profesional, dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).

“Dengan melalui pemidanaan badan, perampasan harta kekayaan para pelaku korupsi, pengembalian kerugian negara sehingga diharapkan timbul rasa takut dan kesadaran akan hukum serta tidak akan melakukan korupsi,”  ujarnya. (Rangga)

Comments

comments