Ini yang Baru dari Perkap Pam Swakarsa

Seragam Polri yang yang dikenakan anggota Plri nantinya akan mirip dengan seragam satuan pengaman (satpam) Pam Swakarsa/Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis menerbitkan Peraturan Kapolri (Perkap) baru soal Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa).

Perkap terbaru soal Pam Swakarsa adalah Perkap Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa yang mengatur soal tujuan Pam Swakarsa hingga warna seragam satpam yang ditandatangani Jenderal Idham Azis pada 5 Agustus 2020.

Ada yang baru dari Pam Swakarsa bentukan Kapolri saat ini dari Pam Swakarsa sebelumnya. Salah satu perbedaan mendasar adalah Pam Swakarsa saat ini, oleh Kapolri dibuat seragam menyerupai seragam Polri berwarna coklat dan dibuat golongan kepangkatan di dalam tubuh Satpam, yakni manajer, supervisor, dan pelaksana.

Dalam Pasal 20, disebutkan bahwa masing-masing golongan memiliki jenjang. Untuk Manajer terdiri dari manajer utama, manajer madya, dan manajer. Sedangkan supervisor terdiri dari supervisor utama, supervisor madya, dan supervisor. Adapun pangkat pelaksana memiliki jenjang pelaksana utama, pelaksana madya, dan pelaksana.

Untuk menduduki golongan itu, masing-masing tingkatan harus mengikuti pelatihan. Untuk setingkat manajer, diharuskan mengikuti Pelatihan Gada Utama, supervisor Pelatihan Gada Madya, dan pelaksana Pelatihan Gada Pratama.

“Pelatihan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diselenggarakan oleh 1. Polri; atau 2. Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang memiliki ISO jasa pelatihan,” tulis Pasal 21 ayat 2.

Pengamanan ini terdiri dari Satuan Pengamanan Satpam dan Satuan Keamanan Lingkungan atau Satkamling termasuk pecalang.

Untuk pecalang, terdapat Pam Swakarsa yang berasal dari pranata sosial/kearifan lokal. Pasal 3 ayat 3 dan 4 peraturan ini menyebutkan Pengamanan Swakarsa yang berasal dari pranata sosial atau kearifan lokal dapat berupa Pecalang di Bali; Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat; Siswa Bhayangkara; dan Mahasiswa Bhayangkara.

Nantinya, Pam Swakarsa akan mengemban fungsi kepolisian yang diadakan atas kemauan, kesadaran, dan kepentingan masyarakat sendiri yang kemudian memperoleh pengukuhan dari Polri.

“Pam Swakarsa sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4), memperoleh pengukuhan dari Kakorbinmas Baharkam Polri atas rekomendasi Dirbinmas Polda,” tulis Pasal 3 ayat 5 nya.

Dalam sejarahnya Pam Swakarsa merupakan kelompok sipil yang dipersenjatai seperti pembentukan Pam Swakarsa pada tahun 1998 silam.(har)

Comments

comments