Insentifnya Dipotong Komisi IX DPR Minta Menkes Perhatikan Pengorbanan Para Nakes

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto. (Foto : Biro Pemberitaan DPR RI)

Acuantoday.com, Jakarta- Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto mengungkapkan banyak menerima keluhan dari tenaga kesehatan (nakes) perihal kebijakan pemerintah yang akan memotong dana insentif para nakes dalam penanganan Covid-19.

Politisi dari PDI Perjuangan ini mengaku akan menyampaikan dalam rapat kerja terdekat dengan Kementerian Kesehatan agar peningkatan dana insentif bagi para nakes tetap menjadi prioritas Kementerian Kesehatan.

“Kami tetap berharap pemerintah, Menteri Kesehatan dapat mencari solusi terbaik agar insentif kepada para tenaga kesehatan ini benar-benar juga tetap diperhatikan,” ucap Edy Wuryanto menyikapi rencana pemerintah memotong insentif bagi nakes, Rabu (3/2/2021).

Sebenarnya sambung Edy, Komisi IX DPR sudah berupaya menaikkan jumlah insentif bagi para nakes ini dari anggaran sebesar Rp 5,9 triliun pada 2020 menjadi Rp 14 triliun di tahun 2021.

Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah ini dapat memahami pengorbanan para nakes dalam perjuangannya melawan pandemi COVID-19. Ia juga menegaskan Komisi IX DPR RI berusaha agar anggaran coverage untuk penanganan COVID ini tetap diupayakan selalu naik.

Tetapi karena jumlah nakes yang diupayakan mendapat anggaran insentif juga semakin besar maka akhirnya besaran jumlah penerimanya juga terlihat menjadi kecil.

“Karena pada walnya prediksnya kan berjalan pendek. Oleh karena itu, kalkukasi nakes yang mendapat insentif penanganan COVId di rumah sakit rujukan juga telah disesuaikan. Tetapi dalam perkembangannya ternyata meluas di semua wilayah,” terang anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) III Jawa Tengah meliputi Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Demak ini.(har)

 

Comments

comments