Isu Kudeta Cak Imin Menguat

Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar. (Foto : Biro Pemberitaan DPR RI)

Acuantoday.com, Jakarta- Isu kudeta terhadap kepemimpinan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus menggema. Isu kudeta ini muncul berbarengan dengan usulan dilakukan Muktamar Luar Biasa (MLB) dari kader partai.

Sebelumnya, diketahui ada tiga kader dari berbagai daerah yang mendukung gerakan kudeta terhadap Cak Imin, yakni mantan Ketua DPC PKB Karawang Ahmad Zamakhsari, ada kader dari Bandar Lampung, Jeneponto, hingga Raja Ampat.

Menanggapi isu tersebut, Wakil Sekretaris Dewan Syura DPP PKB Maman Imanulhaq menyarankan agar pihak yang menghembuskan isu tidak benar alias hoax dan dengki di bulan Ramadan.

“Ini bulan Ramadan, momentum yang tepat untuk menoreh prestasi, bukan menebar hoax dan iri, dengki,” kata Maman kepada wartawan, Jumat (16/4).

Menurut Maman, kepemimpinan Cak Imin sebagai Ketua Umum PKB sangat luar biasa, hingga tidak mengherankan jika ada pihak yang iri dan dengki kepadanya. “Karena PKB di bawah Gus Ami, berprestasi, wajar ada yang iri, dengki,” ucapnya.

Tidak sampai disitu, Anggota Komisi VIII DPR RI ini menegaskan, pihak-pihak yang menuding Cak Imin melanggar AD/ART dan melunturkan nilai-nilai warisan Gus Dur sangat keliru. Bahkan, Maman menilai mereka tidak mengikuti ajaran Gus Dur yang mengutamakan tabayun.

“Sebagai cucu pendiri NU, Gus Ami memiliki komitmen yang jelas untuk kaum santri dan pesantren, yaitu terciptanya sumber daya manusia santri yang lepas dari kemiskinan, berdaya dalam ekonomi dan memiliki kemampuan menjadi agen perubahan sosial dalam usaha menegakkan nilai peradaban yang maju, damai dan toleran,” tegasnya.

Sebelumnya, putri kandung Gus Dur, Yenny Wahid menginginkan sesepuh PKB untuk mengingatkan Cak Imin, karena ada ketidakpuasan dari daerah usai Muscab serentak tahun 2021.

“Mbak Yenny sudah mendengar berita-berita menyangkut dinamika internal PKB setelah dilangsungkannya muscab serentak tahun 2021 yang menimbulkan ketidakpuasan pengurus daerah,” kata Juru Bicara Yenny Wahid, Imron Rosyadi Hamid lewat keterangan persnya kemarin.

“Dalam pandangan kami, PKB di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar semakin menunjukkan watak oligarkis dan nepotisme yang tidak sehat bagi pengembangan demokrasi,” sambungnya. (rht)

Comments

comments