Jadi Tersangka Kasus Kerumunan Megamendung, Polisi Cecar Rizieq 56 Pertanyaan

Massa pendukung dan simpatisan menyambut kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab di Megamendung, Jawa Barat.(Foto : Kanal YouTube)

Acuantoday.com, Jakarta- Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab menjalani pemeriksaan penyidik Bareskrim Polri setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam acara yang menimbulkan kerumunan massa di Markas Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor.

Dalam pemeriksaan sekitar tiga jam lebih pada Senin (28/12), Rizieq dicecar 56 pertanyaan oleh penyidik Polri.

menurut keterangan Sekretaris Bantuan Hukum FPI Aziz Yanuar, polisi mencecar puluhan pertanyaan ke Rizieq.

“Ada kurang lebih 56 pertanyaan dan berkisar dan berkutat sekitar kasus kerumunan di Megamendung pada 13 November 2020 yang lalu di kompleks markas Syariah di Megamendung, Jawa Barat,” kata Sekretaris Bantuan Hukum FPI Aziz Yanuar dalam keterangan tertulis, Selasa (29/12).

Aziz mengatakan, Rizieq menjalani pemeriksaan dalam kondisi tengah berpuasa. Karena alasan itu, penyidik mengurangi waktu pemeriksaan, begitupun soal jumlah pertanyaan yang dilayangkan.

“Dipersingkat karena habib Rizieq sedang dalam posisi puasa,” ujarnya.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menuturkan pemeriksaan dilakukan di tempat Rizieq kini mendekam akibat terjerat kasus serupa, yaitu di Rutan Polda Metro Jaya. Penyidik dalam pemeriksaan mencecar keterangan Rizieq soal barang bukti dan saksi yang sebelumnya dikumpulkan polisi untuk menjerat Rizieq sebagai tersangka.

Rizieq dalam kasus ini terancam dijerat Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 216 KUHP. Ancaman pidana penjaranya bervariasi, dengan durasi paling lama 1 tahun penjara.

Rizieq tengah terjerat dua kasus hukum, yang menetapkan dirinya sebagai tersangka. Sebelumnya, Rizieq juga terjerat kasus pelanggaran protokol kesehatan, terkait acara pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat, yang juga menimbulkan kerumunan massa pada medio November lalu.

Alhasil, Rizieq disangkakan pasal berlapis hingga akhirnya diputuskan dijebloskan sementara selama 20 hari di Rutan Polda Metro Jaya, terhitung sejak 12 Desember lalu. (rwo)

Comments

comments