Jakarta PSBB Lagi, Pemerintah Pusat Tegaskan Kegiatan Perkantoran Tetap Jalan

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Erick Thohir/ Foto: Acuantoday.com

Acuantodauy.com, Jakarta- Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali di Jakarta secara total tidak boleh mematikan perekonomian rakyat.

Oleh karena itu, pemerintah pusat harus memastikan kegiatan perkantoran yang meliputi 11 sektor harus tetap berjalan meski dibatasi menjadi 25 persen saja.

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Erick Thohir mengatakan tidak mungkin menerapkan kesehatan tapi rakyat tidak makan, dan sulit bekerja.

Oleh karena itu, ia memastikasn TNI, Polri, dan Satgas Penanganan Covid-19 akan aktif dalam penegakan disiplin dan operasi yustisi di area-area yang terduga menjadi klaster baru penyebaran virus corona.

“Termasuk di wilayah perkantoran agar protokol kesehatan dijalankan lebih ketat,” kata Erick dalam keterangannya, Minggu (13/9/2020).

Erick menjelaskan program sosial yang dijalankan KPCPEN merupakan satu kesatuan dengan kesehatan. Dalam kebijakan PSBB yang akan diberlakukan di DKI mulai besok, ditetapkan bahwa akan terdapat penyekatan terbatas terhadap semua kegiatan yang berlangsung di Jakarta.

Kegiatan perkantoran yang meliputi 11 sektor, lalu kantor pemerintahan/ASN, dan perusahaan swasta diputuskan tetap berjalan dengan syarat dibatasi menjadi 25 persen dan akan berlangsung selama dua pekan.

Ke-11 sektor yang diizinkan beroperasi selama PSBB itu ialah: 1. Bidang kesehatan; 2. Bahan pangan/makanan/minuman; 3. Energi; 4. Komunikasi dan teknologi informasi; 5. Keuangan;
6. Logistik; 7. Perhotelan; 8. Konstruksi; 9. Industri strategis; 10. Pelayanan dasar, utilitas publik; dan 11. Industri objek vital serta kebutuhan sehari-hari. (ian)

Erick merangkap Menteri BUMN menegaskan pemerintah akan proaktif menyambut perkembangan terkini terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta yang berlaku mulai 14 September 2020.

“Karena kesehatan lebih utama, mari kita sama-sama saling menjaga sebab program sosial yang dijalankan komite merupakan satu kesatuan dengan kesehatan,” ujar Erick.

ke depannya, penegakan disiplin dan operasi yustisi akan lebih gencar dilakukan terutama di area-area yang terduga menjadi klaster baru termasuk di wilayah perkantoran agar protokol kesehatan dijalankan lebih ketat.

Pemerintah tetap semaksimal mungkin menjaga kesehatan dan disiplin terus ditegakkan. Selain itu keberadaan vaksin juga tetap diprioritaskan, dan kedepannya ekonomi diharapkan akan bergerak kembali. (har)

Comments

comments