Jangkau Warga Miskin, Penyaluran Bansos Perlu Basis Data Digital

Dokumentasi - Bantuan sosial (bansos) penanganan pandemi Covid-19 dari pemerintah yang disalurkan melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI.(Foto : Istimewa)

Acuantoday.com, Jakarta—Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo) Rudiantara menyarankan adanya basis data digital yang memanfaatkan ponsel untuk menjangkau pemberian bantuan sosial (Bansos) bagi warga miskin.

Pemanfaatan teknologi tersebut, jelas eks Komisaris Independen PT Indosat itu, mengingat hampir semua penduduk akrab dengan ponsel yang diakses setiap hari.

”Menurut saya jangan bikin platform baru. Manfaatkan saja yang ada. Aset terbesar negeri ini adalah individu, setiap orang kan punya ponsel,” kata Rudiantara dalam diskusi virtual yang diadakan Indonesia Fintech Society (IFSoc), Selasa (9/3).

Mantan Sekretaris Jenderal Asosiasi Telepon Seluler itu menerangkan, sistem daring yang dibangun juga harus mampu menjamin bantuan tersebut tepat sasaran, sehingga tak ada lagi penyalahgunaan.

Kalau dia petani misalnya, ucap Rudiantara, subsidi pupuk maka saldonya untuk pupuk, dan itu harus bisa dipastikan penggunaannya.

”Misalnya dalam subsidi, ya uangnya harus untuk pupuk. Barangnya harus difoto, biar pemerintah tahu yang tersalur berapa, untuk apa dan habis berapa,” ujarnya.

Ke depan, saran eks Wakil Direktur Utama PT PLN itu, digitalisasi bantuan pemerintah mestinya juga dapat memanfaatkan berbagai platform yang ada, sehingga antara pemerintah dan pelaku teknologi finansial dapat bersinergi, termasuk dalam penyaluran dana bantuan sekolah atau BOS.

”Misalnya dana untuk sekolah, BOS, tak bisa lagi dibuat beli beras, harus fokus, tepat sasaran, harus multiplayer. Jadi tak boleh hanya melalui satu perbankan atau e-money saja. Semua pihak harus dilibatkan agar lebih transparan,” pungkasnya. (mmu)

Comments

comments