Jarik Masjid, Cara Semarang Rawat Tempat Ibadah

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat melaksanakan gerakan Jarik Masjid di Masjid Baiturahim, Kecamatan Semarang Selatan./Foto: Acuantoday.com (alvin)

Acuantoday.com, Semarang―Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak masyarakat Kota Lumpia melaksanakan gerakan Jumat Resik-resik Masjid (Jarik Masjid).

Selain membersihkan tempat ibadah umat Islam ini, Hendrar Prihadi juga mengajak masyarakat mencintai dan memakmurkan masjid kembali.

Kegiatan Jarik Masjid ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor B/1627/451/ IV/ 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H di Kota Semarang.

Di tahun sebelumnya atau tepatnya di tahun 2020, kegiatan Jarik Masjid sempat terhenti lantaran adanya aturan pembatasan kegiatan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Seiring dengan dibukanya kembali aktivitas ibadah di bulan Ramadan tahun ini, insyaallah kegiatan Jarik Masjid atau Jumat Resik-resik Masjid akan kita hidupkan kembali,” tutur wali kota yang kerap disapa Hendi ini.

Setiap Jumat pagi, mengajak takmir dan masyarakat untuk membersihkan area ibadah mulai dari lantai, karpet, hingga langit-langit masjid. Dan di saat pandemi ini, penyemprotan disinfektan jadi perhatian untuk mencegah penularan virus Covid-19 di tempat ibadah.

Menurut Hendi, akan timbul banyak manfaat bagi masyarakat untuk bersedia membersihkan masjid karena selain mendapatkan pahala, masyarakat juga berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di masjid.

“Selain membersihkan Masjid, gerakan Jarik Masjid ini juga sebagai sarana untuk kita bisa bersilaturahmi,” imbuhnya.
Sebagai pembuka, pada Jumat (16/4), Hendi telah memimpin langsung kegiatan Jarik Masjid di Masjid Baiturahim, Jalan HOS Cokroaminoto 12, Barusari, Semarang Selatan. (alvin)

Comments

comments