Jelang Libur Akhir Tahun, Pemporv Jateng Terapkan Aturan Tegas

Kadisporapar Jateng Sinung N Rachmadi ketia melaksanakan rakor Covid dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo./Foto: Dok Pribadi Sinung

Acuantoday.com, Semarang―Pelaku pariwisata mulai dari tempat wisata hingga hotel untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Langkah ini diperlukan sebagai langkah antisipasi liburan akhir tahun di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah Sinung N Rachmadi, dalam keterangan persnya, seperti diterima Acuantoday.com, Senin (14/12).

Ia menegaskan bakal memberikan sanksi tegas kepada setiap pelanggar, termasuk tak ragu  menutup setiap tempat yang melanggar. 

“Mencermati kondisi terkini Covid di Jateng, maka kami tidak segan-segan untuk merekomendasikan ditutup sementara DTW (daerah tujuan wisata)  dan penghentian kegiatan hotel apabila terjadi pelanggaran protokol kesehatan dan kebijakan Pemda,” ujar Sinung.

Dari 690 DTW, lanjut dia, sebanyak 449 DTW atau 65,07 persen, saat ini ini sedang melakukan simulasi, sedangkan 55 DTW atau 7,79 persen mengajukan izin buka.

“Ini yang sangat rawan terjadinya potensi kerumunan dan pelanggaran prokes,” jelasnya.

Sinung mengatakan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menyampaikan pesan untuk sektor pariwisata supaya menginjak rem dalam rekor Covid-19 Jateng beberapa waktu lalu.

Untuk mempermudah Pemprov Jateng menerapkan protokol kesehatan, Disporapar juga telah melakukan komunikasi dengan Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PRHI) serta asosiasi General Manager (GM) hotel se-Jawa Tengah.

Terakhir, Sinung berharap apabila ada perayaan Hari Raya Natal diadakan dengan protokol kesehatan yang cukup ketat serta tidak ada perayaan tahun baru 2021, agar angka penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah bisa ditekan.

“Kalau memungkinkan bisa dari rumah masing-masing secara virtual. Sedangkan untuk libur akhir tahun sebaiknya di rumah saja,” pungkasnya. (alvin)

Comments

comments