Jelang Pembebasan, Kapolda Jateng Imbau Pengikut Ba’asyir Jangan Buat Kerumunan

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam sebuah acara konferensi pers./Foto: Istimewa (alvin)

Acuantoday.com, Semarang―Napi tindak pidana terorisme, Abu Bakar Ba’asyir dalam waktu dekat akan kembali menghirup udara bebas.

Ba’asyir akan dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor pada Jumat (8/1) mendatang.

Rencana dibebaskannya Abu Bakar Ba’asyir membuat sejumlah pihak harus mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. 

Salah satunya terkait kerumunan mengingat Ba’asyir memiliki sejumlah massa pengikut dan saat ini situasi tengah dalam pandemi Covid-19.

Pondok pesantren dan tempat tinggal Abu Bakar Ba’asyir berada di wilayah hukum Polda Jawa Tengah atau tepatnya berada di Ngruki, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. 

Untuk itu,Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengimbau kepada kelompok pendukung Abu Bakar Ba’asyir untuk tidak membuat kerumunan pada saat penjemputan dan tiba di Sukoharjo. 

“Jangan buat kerumunan, mengingat angka penyebaran Covid-19 masih tinggi,” tandas Ahmad Luthfi. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolda Jateng juga mengatakan, pihaknya akan menyiapkan tim gabungan dari unsur Polri dan TNI.

Ahmad Luthfi juga menegaskan bahwa pihaknya tak segan untuk membubarkan apabila ada kerumunan. 

“Apabila tetap menciptakan kerumunan massa, siapapun itu maka harus dibubarkan. Tentunya dengan dikasih pengertian terlebih dahulu,” tegas mantan Kapolresta Surakarta ini. 

Sebelumnya, sosialisasi juga telah disampaikan oleh pihak Polda Jateng kepada keluarga Abu Bakar Ba’asyir untuk tidak menciptakan pengumpulan massa pada saat penjemputan. 

“Telah kita sosialisasikan dan sampaikan  pada keluarganya, pergerakan apapun terus kita dipantau,” pungkas Ahmad Luthfi. (alvin)

Comments

comments