Jokowi Minta Diterapkan PPKM Berbasis Lokal

Presiden Joko Widodo memberi sambutan pada peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) di Istana Negara Jakarta, Senin (25/1/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Rusman/aa. (Handout Biro Pers Sekretariat Presiden/Rusman)

Acuantoday.com, Jakarta –  Presiden Joko Widodo (Jokowi)  meminta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mencegah penularan Covid 19  dilaksanakan dengan pendekatan mikro atau tingkat lokal.

Jokowi menyampaikan permintaan itu dalam rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (3/2), seperti diutarakan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Arahan Bapak Presiden, PPKM pendekatannya berbasis mikro atau ditingkat lokal,” ujar Airlangga Hartarto.

Dia mengatakan, yang dimaksud dengan pendekatan mikro adalah dilakukan mulai dari tingkat desa, kampung, RT/RW dan melibatkan satgas pusat sampai satgas terkecil.

“Tentu kegiatan yang dilakukan penting untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam penegakan hukum,” jelas Airlangga.

Dia juga mengatakan pelibatan aktif Babinsa, Babinkamtibmas dan Satpol PP dalam operasi yustisi, dengan dibantu TNI dan Polri, dilakukan bukan hanya untuk penegakan hukum tetapi juga untuk tracing.

Menurut Airlangga, pemerintah akan memerhatikan kebutuhan masyarakat melalui operasi yustisi lingkup mikro ini dan akan melakukan evaluasi secara dinamis.

“Pemerintah akan berkonsentrasi pada 98 daerah yang melaksanakan PPKM,” ujarnya.

Sebelumnya, Selasa kemarin, Jokowi menegaskan kebijakan (PPKM) yang berjalan hampir satu bulan  belum menunjukkan hasil  memuaskan.

“Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat di tengah pandemi sudah berjalan hampir sebulan. Bagaimana hasilnya? Belum sejalan dengan apa yang kita inginkan bersama,” kata Jokowi dalam akun Instagram resmi @jokowi. (Bram/Antara)

Comments

comments