Jumhur dan Petinggi KAMI Ditangkap

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol. Awi Setiyono/ Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Siber, Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menangkap petinggi dan anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Total ada 8 anggota KAMI yang ditangkap dari dua wilayah yaitu di Medan dan Jakarta.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono merinci identitas 8 orang tersebut. Awi menyebut 4 orang berasal dari KAMI Medan dan 4 orang dari KAMI Jakarta.

“KAMI Meda: Juliana, Devi, Khairi Amri, Wahyu Rasari Putri. KAMI Jakarta: Anton Permana, Syahganda Nainggolan, Jumhur, Kingkin,” kata Awi seperti dilansir Antara, Selasa (13/10).

Menurut Awi, penangkapan terkait dengan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang diduga dilakukan oleh para petinggi KAMI tersebut.

“Iya, terkait dengan demo pada tanggal 8 Oktober. Memberikan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terhadap individu atau kelompok tertentu berdasarkan SARA dan penghasutan,” katanya.

Penangkapan oleh polisi dilakukan terhadap anggota Komite Eksekutif Syahganda Nainggolan. Kemudian menyusul anggota Komite Eksekutif KAMI lainnya Jumhur Hidayat yang ditangkap di kediamannya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Tidak hanya Syahganda dan Jumhur, petinggi KAMI lainnya juga telah diamankan antara lain Deklarator KAMI Anton Permana dan seorang penulis sekaligus eks caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kingkin
Anida.

“Untuk Anton kemarin ditangkap. Kalau Jumhur dan Syahganda pagi tadi (Selasa,13/10),” imbuh Awi.

Awi belum menjelaskan status hukum keempat orang tersebut apakah masih berstatusmsaksi atau telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara itu di Medan, Sumatera Utara, polisi juga menangkap Ketua KAMI Sumatera Utara Khairi Amri dan beberapa aktivis, yakni Juliana, Devi, dan Wahyu Rasari Putri.(rwo)

Comments

comments