Jumlah Kasus Covid Terus Meningkat, Menkes Yakinkan Presiden dan DPR Tidak Panik

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui telah mengingatkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi, terkait meningkatnya orang terpapar Covid-19, usai pihaknya melakukan Testing, Tracing, Treatment atau 3T untuk menekan lajunya penyebaran Covid-19.

“Saya juga sudah ingatkan ke Bapak Presiden, ini strategi di India, ya akan terjadi nanti jumlah kasus akan naik karena akan lebih banyak yang terlihat,” kata Menkes saat menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (9/2).

Selain mengingatkan Presiden Jokowi, mantan Wakil Menteri BUMN ini juga meminta para Anggota DPR RI tidak panik dengan ancaman naiknya jumlah orang terpapar Covid-19. “Saya bilang ke Presiden, bapak ibu (Anggota DPR RI – red) tidak usah panik,” ucapnya.

Dikatakan Menkes, meningkatnya jumlah orang terpapar Covid-19 ini tidak perlu dikhawatirkan, karena kondisi ini mampu membantu Pemerintah untuk menyiapkan strategi lain untuk menekannya.

“Lebih baik kita lihat realnya seperti apa, sehingga strategi kita benar daripada yang kita lihat sedikit, kita senang, padahal kenyataannya jauh lebih banyak sehingga langkah kita salah,” jelasnya.

Dijelaskan mantan Bankir ini, pihaknya akan meminta masukan dari berbagai pihak, termasuk epidemiologi agar penanganan bisa berjalan dengan baik, serta meningkatkan jumlah testing untuk mempercepat identifikasi seberapa luas penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

Lebih jauh Menkes, WHO telah menyetujui penggunaan Swab antigen untuk diagnosa kasus positif Covid-19, hingga ke depan Kemenkes akan lakukan testing ke 15-30 kontak erat per kasus aktif dalam waktu 72 jam.

“Yang dipakai deteksi adalah swab antigen. Swab antigen bagusnya cepat dan bisa langsung di titiknya. Kalau positif swab antigen, langsung masuk kasus positif,” tutupnya. (rht)

Comments

comments