Kajari Jaksel Bakal Diperiksa Usai Menjamu Naopoleon dan Prasetijo

Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus Djoko Tjandra di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta, Selasa (4/8/2020)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan Anang Supriatna bakal diperiksa terkait tindakannya memberikan perlakuan istimewa kepada Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo saat pelimpahan berkas atau P21 kasus pencabutan red notice Djoko Tjandra, Jumat (16/10).

Dua jenderal polisi itu dijamu makan siang oleh Anang pada momen itu.

“Untuk klarifikasi, kami segera minta penjelasan pak Kajari Jaksel,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10).

Pemeriksaan ini, menurut Hari, penting dilakukan untuk memastikan apakah ada kode etik yang dilanggar dalam prosedur pelayanan tersangka.

Dugaan perlakuan spesial terhadap dua tersangka berstatus perwira Polri dalam kasus ini, bermula dari unggahan kuasa hukum Prasetijo, Petrus Balla Pattyona dalam akun Facebooknya, Sabtu (17/10).

Dalam unggahannya, yang disertai foto kedua tersangka melepas rompi tahanan, ia mengaku telah dijamu oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Anang Supriatna untuk makan siang.

Ia bahkan menyebut selama menjadi pengacara sejak 1987, baru kali itu mendapatkan perlakuan berbeda dari seorang pejabat hukum dalam proses penyerahan berkas penyidikan.

Dalam unggahannya, ia pun mengaku disuguhi banyak makanan dan minuman. Mulai dari kue pasar, kopi pahit, teh hangat, dan makan siang soto betawi. (rwo)

Comments

comments