Kakek Ini Lima Kali Ditangkap Polisi Karena Narkoba

Kapolres AKBP Abdoel Harris Jakin didampingi Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kepala Satuan Reserse Narkoba Iptu Arasi menunjukkan barang bukti dan tersangka bandar sabu-sabu di Sampit, Senin (1/3)./Foto:Antara/Norjani.

Acuantoday.com, Sampit  – Seorang kakek berinisial KS ditangkap di kediamannya di Kelurahan Kota Besi Hilir, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, karena diduga menjadi bandar narkoba jenis sabu-sabu.

“Ini yang kelima kali dia berurusan dengan polisi terkait kasus yang sama,” kata Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP Abdoel Harris Jakin di Sampit, Selasa (2/3).

KS ditangkap pada Kamis (25/2) pukul 13.00 WIB. Polisi menemukan barang bukti 12 plastik kecil berisi butiran diduga sabu-sabu dengan berat 58,63 gram.

Penyidik menduga tersangka bukan lagi kategori pengedar, tetapi merupakan bandar sabu-sabu. KS mengaku mendatangkan barang hara itu dari Banjarmasin, kemudian dipasarkan di daerah itu dengan sasaran kaum remaja. Penyidik masih mendalami kasus ini untuk menelusuri jaringan bisnis haram tersebut.

Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda sebanyak Rp10 miliar.

KS  mengaku dirinya sudah lima kali ditangkap polisi karena terjerat narkoba. Pria tiga anak dan sudah memiliki cucu ini berdalih semua dilakukan karena alasan ekonomi.

Ia  pertama kali dia ditangkap di daerah ini pada 2003  karena mengonsumsi narkoba. Setelah bebas, pada 2007 dia ditangkap karena mengedarkan sabu-sabu dengan barang bukti di bawah satu gram.

Tahun 2010 dia ditangkap lagi dengan barang bukti sabu-sabu seberat 4 gram. Pada 2014, dia kembali tersandung kasus yang sama karena mengedarkan sabu-sabu saat dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan Palangka Raya dengan barang bukti satu gram.

Kali ini dia kembali ditangkap karena sabu-sabu dengan barang bukti cukup banyak yaitu 58,63 gram. (Bram/Antara)

Comments

comments