Kalahkan Istri Petahana, Ngebas Dipastikan Menangi Pilbup Semarang

Penetapan pasangan Ngebas menjadi pemenang Pilkada Kabupaten Semarang. (Foto: Humas Provinsi Jateng)

Acuantoday.com, Semarang– Pasangan Ngesti Nugraha dan Basari resmi dinyatakan sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Semarang pada 9 Desember 2020 silam.

Penetapan pasangan yang kerap disebut Ngebas ini dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang di aula kantor KPU setempat pada Kamis (21/1).

Menurut Maskup Asyadi selaku Ketua KPU Kabupaten Semarang, penetapan dilakukan melalui terbitnya Surat Panitera Mahkamah Konstitusi RI Nomor 165/PAN.MK/01/2021 tanggal 20 Januari 2020, hal keterangan perkara PHP-Gub/Kab/Kot Tahun 2021 yang telah teregistrasi.

Berdasarkan PKPU Nomor 9 Tahun 2018 sebagaimana telah diubah dengan PKPU Nomor 19 Tahun 2020, penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilakukan paling lambat tiga hari setelah MK melakukan registrasi perkara perselisihan hasil pemilihan dalam buku registert perkara konstitusi.

Ngebas dinyatakan unggul dengan perolehan suara 368.222 dari pasangan Bintang Narsasi – Gunawan Wibisono yang hanya memperoleh 189.264 suara dari total 608.997 suara yang masuk. Sementara pada surat suara tidak sah pada Pilkada Kabupaten Semarang lalu sebanyak 33.511 suara.

“Hari ini kita tetapkan pasangan nomor urut dua Ngerti Nugraha dan Basari dengan perolehan suara 368.222 sebagai Bupati dan Wakil Bupati Semarang terpilih,” tandas Maskup Asyadi melalui rilis yang diterima redaksi Acuantoday.com, Kamis (21/1/21).

Sementara itu, Bupati Semarang petahana, Mundjirin menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi semua pihak sehingga Pilkada Kabupaten Semarang berjalan baik dan lancar.

Mundjirin sendiri pada Pilkada kali ini sudah tidak bisa berpartisipasi karena sudah dua periode menjabat. Bintang Narsasi yang merupakan istri Mundjirin tidak bisa melanjutkan tonggak estafet kepemimpinan suaminya karena kalah suara dari Ngesti Nugraha yang merupakan Wakil Bupati Petahana Kabupaten Semarang.

“Keberhasilan ini karena kerja keras dan ikhlas kita semua walaupun di masa pandemi Covid-19,” tutur Mundjirin.(Alvin)

Comments

comments