Kali Ini Didukung Demokrat Kebijakan Pemerintah Menambah Ruang Isolasi

Salasah stu bed occupancy ratio (BOR) ruang ICU dan ruang isolasi RS Rujukan di Jakarta, Kamis (10/9/2020)

Acuantoday.com, Jakarta- Meski kerap berseberangan dengan kebijakan pemerintah, namun kali ini kebijakan pemerintah yang menambah fasilitas ruang isolasi dan rawat inap pasien COVID-19 didukung Fraksi Partai Demokrat.

Anggota Komis IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Lucy Kurniasari mengatakan, permintaan Presiden Joko Widodo wi kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto itu untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkaran keluarga.

“Permintaan presiden itu sangat ideal. Sebab, pandemi covid-19 bukan penyakit biasa yang dapat ditangani oleh setiap orang,” kata Lucy Kurniasari di Jakarta, Jumat (23/10).

Pasien corona, kata Lucy perlu ditangani oleh ahli kesehatan dan didukung dengan alat kesehatan yang memadai. Karena itu, rumah sakit atau puskesmas merupakan tempat yang paling tepat bagi pasien Covid-19.

“Dengan penanganan yang intensif oleh para dokter, diharapkan pasien Covid-19 akan merasa lebih nyaman di rumah sakit. Hal ini akan membantu pasien sembuh dari penyakit tersebut,” ujarnya.

Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya itu, banyak rumah di Indonesia memang masih banyak yang belum layak dilihat dari sisi kesehatan. Situasi ini akan membuka peluang penyebaran Covid-19 di rumah. Kalau kluster rumah muncul, akan semakin sulit memutus rantai pandemi Covid-19.

“Hanya saja kebijakan ini bagus bila semua daerah sudah memiliki fasilitas kesehatan yang memadai. Kondisi objektifnya, fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di banyak daerah masih memprihatinkan,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Lucy, sebaiknya kebijakan itu berlaku untuk daerah yang fasilitas dan tenaga kesehatan yang secara kuantitas dan kualitas sudah baik. Bagi daerah yang belum, sebaiknya kebijakan itu tidak diterapkan secara kaku.

“Anggota masyarakat yang memiliki tempat tinggal layak kesehatan, diharapkan masih boleh isolasi mandiri di rumah,” tutupnya. (rht)

Comments

comments