Kampanye Akbar Cawalkot Semarang Hendi-Ita Dihadiri 26 Ribu Peserta Zoom

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita)/.Foto: Acuantoday.com (Alvin)

Acuantoday.com, Semarang―Kampanye akbar jelang masa tenang menuju pencoblosan dari pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) dihadiri sekitar 26.832 peserta.

Jumlah itu merupakan akumulasi dari 7.200 akun yang ikut dalam sambungan Zoom meeting, pada kampanye virtual pasangan itu, Jumat (4/12).

Sebelum mengikuti kampanye virtual, peserta kampanye harus mendaftar pada sebuah website tim kampanye Hendrar Prihadi untuk mendapatkan link dan password Zoom meeting.

Berdasarkan data dalam statistik aplikasi Zoom, seperti dilaporkan kontrobutor Acuantoday.com dari Semarang, jumlah peserta kampanye jauh melampaui target, yang hanya 3.000 akun.

“Alhamdulillah. Tentu saja ini menjadi bukti kecintaan masyarakat pada pasangan Hendi dan Ita,” kata Ketua Tim Pemenangan Hendi-Ita, Kadarlusman, dalam keterangannya, kemarin. 

Ia yakin, warga Semarang masih menginginkan  Hendi-Ita untuk memimpin kembali Kota Lumpia itu, dalam lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Hendi menyampaikan ucapan terima kasihnya pihak-pihak yang telah membantunya selama proses pilkada ini.

“Saya (juga) mengucapkan terima kasih kepada Mas Pilus selaku Ketua Tim Pemenangan yang dibantu oleh 15 partai politik di Kota Semarang, serta 43 relawan yang terbentuk selama 71 hari di bawah komando Mas Arnaz. Mudah-mudahan ini menjadi kekuatan kita untuk bisa meraih kesuksesan bersama pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang,” tandas Hendi.

Terkait program kerja, politikus PDI Perjuangan ini mengatakan akan fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor pariwisata untuk membangkitkan Semarang.

Salah satu gagasannya adalah merencanakan kehadiran bus amphibi sebagai transportasi wisata di Kota Semarang.

Selain itu, memperluas pengembangan revitalisasi Kota Lama menjadi 4 zona, bukan hanya Little Netherland, tetapi jua Kampung Melayu, Pecinan, dan Kauman. 

“Kami juga berencana mengupayakan adanya jalur lingkar luar dari Tugu ke Banyumanik, serta jalan Tol Semarang – Demak,” jelas Hendi. (Alvin)

Comments

comments