Kapolri Rotasi Delapan Kapolda

Kapolri Idham Azis lantik Kapolda Metro dan Kapolda Jawa Barat yang baru./Foto: Dok. Humas Polri

Acuantoday.com, Jakarta―Kapolri Jenderal Idham Azis, Jumat (20/11), merotasi delapan Kapolda, dua diantaranya adalah Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat, yang sebelumnya telah diumumkan.

“Telah dilakukan sertijab, ada delapan jabatan Kapolda, ada tiga lagi Koorsahli Kapolri, Kadiv Propam dan Aslog Kapolri,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono kepada wartawan usai hadiri pelantikan di Gedung Rupatama Polri, Jakarta Selatan, hari ini.

Mereka yang dilantik jabatan baru adalah Inspektur Jenderal Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Nana Sudjana yang dimutasi menjadi Koordinator Staf Ahli Kapolri.

Begitu pun dengan Irjen Ahmad Dofiri, yang resmi menjabat sebagai Kapolda Jabar untuk mengganti kepemimpinan Irjen Rudy Sufahriadi, yang dimutasi ke Widyaiswara Kepolisian Utama TK. I Sespim Lemdiklat Polri.

Selanjutnya, Irjen Petrus R. Golose Kapolda Bali dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri; Irjen Putu Jayan Danu Putra Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Bali.

Berikutnya, Irjen Baharudin Djafar Kapolda Maluku dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri; Irjen Refdi Andri Koorsahli Kapolri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Maluku.

Kemudian, Irjen Nico Afinta Kapolda Kalsel diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Jatim; Irjen Rikwanto Kapolda Malut diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Kalsel.

Lalu, Irjen Risyapudin Nursin Kakorbinmas Baharkam Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Malut; Irjen Firman Shantyabudi Kapolda Jambi diangkat dalam jabatan baru Aslog Kapolri.
Irjen Albertus Rachmad Wibowo Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. 1

Rombongan terakhir, Sespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru Kapolda Jambi dan Brigjen Ferdy Sambo Dirtipidum Bareskrim Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kadiv Propam Polri.

Dari delapan Kapolda tersebut, pencopotan Nana dan Ahmad yang paling disorot lantaran dianggap lalai menegakkan protokol kesehatan di wilayah hukumnya, sehingga menyebabkan kerumunan massa dalam acara hajat kawin putri Rizieq Shihab di Petamburan Jakarta Pusat dan kegiatan dakwahnya di Megamendung Bogor.

Serah terima jabatan ini berdasar surat Telegram Rahasia (TR) nomor ST/3222/XI/KEP./2020 per tanggal 16 November 2020 yang ditandatangani oleh AS SDM Polri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan. (rwo)

Comments

comments