Kasus Bagi – bagi Tanah, Wali Kota Kupang Periode 2012-2017 Divonis Bebas

Wali Kota Kupang Periode 2012-2017 Jonas Salean (kedua kiri) berjalan bersama sejumlah kuasa hukumnya usai menjalani sidang putusan kasus dugaan bagi-bagi aset tanah pemerintah di pengadilan Tipikor Kota Kupang, Rabu (17/3). /Foto: Antara/Kornelis Kaha.

 Acuantoday.com, Kupang – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kupang, memvonis bebas Wali Kota Kupang periode 2012-2017, Jonas Salean, dalam kasus bagi-bagi tanah milik pemerintah daerah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (16/2).

“Menyatakan Jonas Salean tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Membebaskan terdakwa dari semua dakwaan dan dari tahanan segera setelah putusan dibacakan,” kata Ketua Majelis Hakim, Ari Prabowo, saat membacakan putusan.

Sebelumnya JPU menuntut Jonas Salean dengan pidana penjara selama 12 tahun, denda sebesar Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan serta wajib membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp750 juta subsider 6 tahun penjara.

Majelis hakim yang terdiri Ketua Majelis Hakim Ari Prabowo, Hakim Anggota I Ngguli Liwar Mbani Awang dan Ibnu Kholik, dalam pertimbangan hukum atas perkara ini, menyatakan Jonas Salean tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primer dan dakwaan subsider dari jaksa penuntut umum.

Majelis hakim berpendapat bahwa tanah yang berlokasi di depan Hotel Sasando Kota Kupang bukan merupakan aset pemerintah Kota Kupang sehingga dengan demikian pemberian tanah kepada 40 penerima di kota itu bukan merupakan perbuatan melawan hukum.

Menanggapi putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Heri Franklin menyatakan keberatan dan pihaknya akan menempuh upaya kasasi.

“Ijin Yang Mulia berdasarkan putusan itu kami menyatakan keberatan dan kami akan lanjutkan dengan menempuh upaya kasasi,” kata Heri  (Bram/Antara)

Comments

comments