Kasus Baru COVID-19 di Ibukota Alami Pelambatan

Ilustrasi

Acuantoday.com, Jakarta- Penambahan kasus baru positif COVID-19 di Jakarta mengalami pelambatan.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, Senin (28/9) pelambatan jumlah kasus baru positif COVID-10 bisa dilihat dari angka penambahan jumlah positif COVID sebelumnya yang rata-rata 1.000 menjadi di bawah 1.000.

Dalam 24 jam terakhir, penambahan kasus positif COVID sebanyak di wilayah DKI Jakarta sebanyak 898 orang positif COVID-19.

Dengan penambahan itu total jumlah positif warga Ibukota terpapar COVID sebanyak 71.339 orang. Jumlah ini masih lebih banyak dari hari sebelumnya pada Minggu (27/9) dengan total jumlah kasus positif COVID di Ibukota mencapai 70.441 orang.

Penambahan kasus sebanyak 898 kasus ini, di bawah penambahan jumlah kasus dalam selama satu pekan ini. Baik data dari Kementerian Kesehatan maupun data dari pemerintah provinsi (pemprov) DKI penambahannya dalam satu pekan rata-rata 1.000 kasus baru.

Berdasar data dari pemprov DKI Jakarta pada Minggu (27/9) sebanyak 1.186 kasus, pada Sabtu (26/9) sebanyak 1.257 kasus, pada Jumat (25/9) sebanyak 1.289 kasus, pada Kamis (24/9) sebanyak 1.133 kasus, pada Rabu (23/9) sebanyak 1.187 kasus dan pada Selasa (22/9) sebanyak 1.122 kasus.

Kemudian, pada Senin lalu (21/9) sebanyak 1.310 kasus, pada Sabtu (12/9) sebanyak 1.440 kasus, serta pada Rabu (16/9) sebanyak 1.505 kasus yang merupakan pertambahan terbanyak.

Pengujian usap (swab test) dengan PCR pada Minggu (27/9), dilakukan tes pada 6.429 spesimen yang di dalamnya ada 5.122 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil sebanyak 707 kasus positif dan 4.415 kasus negatif.

Dengan demikian, rataan tes PCR total per satu juta penduduk sebanyak 85.523. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 68.518.

Sampai dengan Minggu (27/9), sudah ada 1.243.497 spesimen (sebelumnya 1.237.068 spesimen) yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

Sementara itu, pertambahan pasien sembuh dari paparan Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta per Senin ini, mencapai 1.328 orang yang meningkatkan jumlah pasien sembuh dari paparan COVID-19 yang asalnya 56.413 orang menjadi 57.741 orang.

Jumlah pasien sembuh tersebut sendiri, adalah sekitar 80 persen (sebelumnya 79 persen) dari total kasus positif yang terpantau pada Senin ini sebesar 72.177 orang, dengan di dalamnya sebanyak 12.732 orang (berkurang 533 dari sebelumnya 13.265 orang) masih dirawat/isolasi, serta 1.704 orang (bertambah 12 dibanding sebelumnya 1.692 orang) meninggal dunia atau hanya 2,4 persen.

Persentase kasus positif berdasar jumlah tes atau positivity rate Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangan kasus pada Minggu ini, masih sebesar 11 persen turun dari hari sebelumnya 11,1 persen.

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan tidak lebih dari lima persen untuk masuk dalam kategori kawasan aman. Sedangkan persentase kasus positif di Jakarta secara total sebesar 7,9 persen (sama seperti sebelumnya).(har)

Comments

comments