Kasus Positif di Indonesia Tembus 500.000 Orang, di DKI Sepekan Lebih selalu di Atas 1.000 Orang

Salah satu mahasiswi Politani Samarinda menunjukan hasil jepretan foto paru-paru menggunakan aplikasi Xray dan bisa mendeteksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) melalui foto rontgen paru-paru. (ANTARA/Arumanto)

Acuantoday.com, Jakarta- Hingga satu pekan lebih penambahan kasus penyebaran positif virus SARS-CoV-2 (COVID-19) di DKI Jakarta selalu di atas 1.000 orang dalam sehari terkonfirmasi positif tertular virus corona.

Hari ini, Senin (23/11) penambahan kasus positif corona di DKI Jakarta tercatat sebanyak 1.009 orang. Sehingga total kasus positif COVID-19 di ibukota negara itu telah mencapai 128.173 orang.

Penambahan kasus positif di DKI itu ikut mendorong penambahan secara nasional kasus baru positif corona hari ini di tanah air sebanyak 4.442 kasus. Sehingga jumlah kasus positif corona tembus di atas 500.000.

Tepatnya, jumlah total kasus terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia telah mencapai 502.110 orang sejak diumumkan pada 2 Maret lalu pertama kali adanya adanya kasus positif tertular virus corona di tanah air.

Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan pesat penambahan kasus positif di DKI Jakarta, lonjakan kasus baru apabila dilihat selama satu pekan lebih. Pada 11 November, penambahan kasus di DKI sebanyak 587 orang, lalu pada 12 November penambahannya sebanyak 831 orang. Sehingga totalnya kasus positif corona di DKI per 12 November telah mencapai 115.174 kasus.

Setelah tanggal itu yaitu pada 13 November sebanyak 1.033 kasus, pada 14 November (1.255 kasus), 15 November (1.165 kasus), 16 November (1.006 kasus), dan pada 17 November (1.037 kasus), 18 November (1.148 kasus), 19 November (1.185 kasus), 20 November (1.240 kasus).

Pada 21 November penambahannya melonjak tajam (1.579 kasus), 22 November (1.342 kasus) dan hari ini penambahan agak menurun sebanyak 1.009 tetapi tetap masih di atas 1.000 kasus.

Penambahan sebanyak itu setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 40.083 spesimen dalam 24 jam terakhir. Pemeriksaan spesimen tersebut dilakukan dengan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Dari total jumlah kasus positif tersebut sebanyak 63,722 atau 12.7% merupakan kasus aktif yaitu pasien yang sedang menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit.

Di sisi lain penambahan jumlah terkonfirmasi positif juga diikuti penambahan pasien sembuh sebanyak 4.198 pasien sembuh. Dengan demikian jumlah total pasien sembuh sebanyak 422386 orang selama 24 jam terakhir.

Adapun kasus meninggal dunia dalam 24 jam terakhir penambahannya sebanyak 118 orang sehingga jumlah total pasien meninggal dunia karena COVID menjadi 16.002 orang.

Kasus COVID-19 telah terdata di 34 provinsi Indonesia. Dari 514 kabupaten/kota yang ada, sudah terdapat 505 kabupaten/kota dinyatakan terdampak penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2.(har)

Comments

comments