Kasus Positif Terpapar COVID-19 Capai 581.550, Jakarta Sumbang 25%

Ilsutrasi - Sebaran pandemi COVID-19 di seluruh Indonesia./Foto : Data Harian Kementerian Kesehatan RI

Acuantoday.com, Jakarta- Penambahan kasus baru COVID-19 di Indonesia naik dalam 24 jam terakhir. Data Kementerian Kesehatan hari ini, Senin (7/12) mencatat penambahan kasus positif terkonfirmasi corona sebanyak 5.754 kasus.

Jumlah itu naik, bahkan di hari sebelumnya kasus positif tercatat sebanyak 6.089 kasus. Total kasus positif hari ini telah mencapai 581.550 kasus.

Dari jumlah total itu, provinsi DKI Jakarta mencatat angka tertinggi dengan penambahan selama jam terakhir mencapai 1.466 sehingga menambah akumulasi jumlah kasus positif terpapar virus menjadi 145.427 kasus. Jumlah kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta telah mencapai 25,0 % dari total kasus positif COVID-19 di Indonesia.

Penambahan tertinggi kedua disumbang Provinsi Jawa Timur dengan prsentase sebesar 11.3% dari total kasus positif di tanah air. Kasus positif di Jawa Timur telah mencapai 65.557 kasus.

Diurut ketiga Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah total kasus positifnya telah mencapai 61.108 kasus atau 10.5% dari total jumlah kasus di Indonesia.

Keempat Provinsi Jawa Barat yang jumlah kasusnya beda tipis dengan Jawa Tengah yaitu sebesar 60.444 kasus atau 10.3% dari total kasus positif corona di tanah air.

Kelima Provinsi Sulawesi Selatan dengan jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 21.914 kasus atau 3.7% dari total jumlah kasus positif di Indonesia.

Di sisi lain, penambahan kasus positif diikuti pasien sembuh yang hari ini secara nasional penambahannya tercatat sebanyak 4.431 pasien sembuh sehingga toal pasien sembuh sudah mencapai 479.202 atau telah mencapai 82.4% dari kasus terkonfirmasi COVID-19.

Sementara itu, kabar duka masih menyelimuti penanganan kasus COVID-19 karena masih adanya pasien meninggal dunia karena virus corona. Hari ini tercatat kasis kematian karena COVID-19 sebanyak 127 kasus kematian sehingga totalnya mencapai 17.867 kasus kematian karena CIVUD-19.

Seluruh 34 provinsi saat ini tercatat sudah terdampak dan ada 505 kabupaten kota yang terdampak dari total 514 kabupaten/kota.(har)

Comments

comments