Kasus Stunting di Kota Bandung Tahun 2020 Mendadak Naik

Ketua TP PKK Kota Bandung Siti Muntamah

Acuantoday.com, Bandung – Kasus tumbuh kembang anak atau stunting di Kota Bandung sepanjang tahun 2020 mendadak mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Ketua TP PKK Kota Bandung Siti Muntamah menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan angka stunting kian hari kian meningkat apalagi di masa pandemi Covid.

“Pertama pola asuh, literasi gizi, faktor ekonomi karena daya beli rendah dan terbatas, dan ketahanan pangan kurang,” katanya di Pendopo Bandung, Rabu (24/2).

Perlu diketahui, lanjut Siti, angka stunting masih cukup tinggi tak hanya skala Kota Bandung namun nasional. Oleh karena itu perlu peran serta semua pihak menuntaskan “Di Kota Bandung sesuai data sebanyak 8.434 anak dalam kondisi stunting dan pada tahun 2020 hasil pengukuran saat pandemi mengalami kenaikan 2,39%,” tuturnya.

Siti menambahkan kasus tertinggi soal stunting di Bandung tercatat di Kecamatan Babakan Ciparay dan Kiaracondong, kawasan yang padat-padat masih tertinggi. “Masyarakat saat ini lebih senang mengonsumsi junk food atau makanan yang serba instan. Sehingga mereka mengesampingkan makanan dasar,” bebernya.

Untuk itu, kata Siti, melalui program Bandung Tanginas (Tanggap Stunting Dengan Pangan Aman dan Sehat) TP PKK Kota Bandung terus mengedukasi masyarakat.”Kami ingin merubah budaya, bahwa makanan pertama di pagi hari itu adalah makanan yang 50 persennya buah dan sayur, protein dan 11 persen saja karbohidratnya,” ungkapnya. (dila)

Comments

comments