Keekonomisan Harga Jadi Alasan Keberatan Penumpang KRL

Salah seorang pengguna kereta api listrik (KRL) menggunakan masker kain tiga lapis atau yang sering disebut masker bedah, Kamis (17/9/2020). PT KCI terus mengampanyekan larangan penggunaan masker scuba dan masker buff yang dinilai tidak efektif mencegah penularan virus corona karena hanya terdiri dari satu lapis kain./Foto: Roham Prabowo (Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Jakarta-PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terus mengampanyekan larangan kepada pengguna KRL mengenakan masker buff dan masker scuba. Alasannya kedua masker tersebut dinilai tidak efektif mencegah penularan virus corona.

Bagi Ilham (51 tahun), larangan tersebut terasa memberatkan. Pegawai swasta di salah satu perusahaan ritel ini juga punya alasan menolak larangan dari PT KCI tersebut.

“Masker scuba ini kan bisa dicuci, ya… jadi bisa dipakai terus. Nah kalau masker bedah pasti harus beli banyak. Gak kuat saya,” ucap Ilham kepada Acuantoday.com, Kamis (17/9/2020).

Dalam pandangan Ilham, penggunaan masker yang diingini pemerintah dan PT KCI adalah masker kain tiga lapis yang disebut banyak orang sebagai masker bedah.

“Keluarga saya tiap hari naik KRL ke Jakarta. Sekali jalan ke Jakarta, bisa habis sebungkus. Kalau sekeluarga harus pakai semua, ya berat sekali,” bahas Ilham perihal masker yang dimaksudnya.

Alasan Ilham tampaknya sederhana yaitu soal keekonomisan harga. Kalau diamati, harga satu bungkus masker kain tiga lapis isi tiga bisa mencapai Rp10 ribu di mini market.

Sedangkan Ilham cukup merogoh selembar uang Rp 5.000 untuk mendapat masker scuba yang bisa dicuci dan dipakai berulang kali.

Dalam hitungan Ilham, ia membutuhkan dua masker kain tiga lapis dalam sehari. Pemakaian membengkak karena anak dan istrinya juga harus memakai masker.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, Epidemiolog Tri Yunis Miko Wahyono, menegaskan durasi pemakaian masker kain tiga lapis hanya 6 jam dan setelahnya mesti diganti guna tetap efektif menahan droplet, yang jadi celah masuk virus corona.(rwo/har)

Comments

comments