Kejaksaan Periksa Suami Pinangki

Jaksa non-aktif Pinangki Sirna Malasari saat menjalani proses penyidikan di Kejaksaan Agung/Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Kejaksaan Agung memeriksa Napitupulu Yogi Yusuf, suami Jaksa Pinangki Sirna Malasari, terkait tindak pidana pencucian uang yang dilakukan istrinya.

Kepada Acuantoday.com, Selasa (29/9), Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menjelaskan, pemeriksaan terhadap yang bersangkutan untuk menggali informasi bagaimana proses pencucian uang berlangsung.

Sebagai catatan, Pinangki tak hanya didakwa menerima suap dari Djoko Tjandra, tapi juga didakwa melakukan pencucian uang dari hasil suap itu.

“Diperiksa sebagai saksi buat cari info aliran dana, apakah masuk juga ke Andi Irfan dan tersangka lain,” kata Febrie.

Kendati tengah diperiksa sebagai saksi, Febrie tak bisa berandai-andai kelanjutan status Yogi. 

“Pemeriksaan pertama bisa menentukan yang bersangkutan berubah statusnya atau tetap jadi saksi. Nanti dikabari,” katanya. 

Sebelumnya, jaksa saat sidang perdana dakwaan Pinangki membeberkan peranan suami Pinangki yang juga seorang perwira kepolisian berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP) ini, dalam melakukan pencucian uang suap 500 ribu dollar AS di satu tempat dengan waktu yang berbeda. 

Yogi disebut dalam sidang telah memerintahkan stafnya bernama Beni Sastrawan (anggota Polri) untuk menukarkan uang dolar AS sebanyak empat kali. Mula-mula kedua belah pihak bertemu di apartemen Pakubowono, Jakarta Selatan, yang tak lain milik Pinangki, untuk bertransaksi. 

Pada 18 Mei 2020, Yogi menyuruh Beni untuk menukarkan uang sebesar 20 ribu dolar AS secara bertahap di Dolarindo Money Changer, Melawai, Jakarta Selatan. 

Penukaran uang awal sebesar 10 ribu dolar AS dengan total nilai tukar yang didapat senilai Rp147,130 juta. Kemudian, dilakukan lagi penukaran uang dengan nominal dolar AS yang sama. Total nilai tukar yang diterima Rp147,8 juta. 

Pada 7 Mei 2020, Yogi kembali menyuruh stafnya menukarkan uang sebesar 17.600 dolar AS di tempat yang sama. Saat itu, total nilai tukar mencapai Rp258,192 juta.

Lalu pada 7 Juli 2020, Beni kembali balik ke money changer yang sama untuk menukarkan uang sebesar 10 ribu dollar AS. Total nilai tukar yang di dapat waktu itu sebanyak Rp143,6 juta.  

Uang yang sudah dikonversi menjadi rupiah tersebut, kemudian disetor ke suami Pinangki secara tunai dan sebagiannya lagi ditransfer ke rekening Pinangki. (rwo)

Comments

comments