Kemendag-KKP Lepas Ekspor 15 Ton Ikan dari Sistem Resi Gudang

Ikan tuna siap untuk diekspor./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta–Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan pelepasan ekspor ikan dari gudang sistem resi gudang (SRG) di Benoa, Denpasar, Bali ke Korea Selatan.

Aktivitas ekspor ini dilakukan bersamaan dengan diresmikannya implementasi SRG ikan yang secara teknis silakukan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kemendag dan KKP.

“Pelepasan ekspor ikan tuna dari SRG ke Korea Selatan merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan manfaat SRG,” kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto lewat keterangan resminya, seperti dikutip Sabtu (28/11).

Seperti yang telah diterapkan di sektor pertanian, lanjut dia, pelaksanaan SRG perikanan diharapkan dapat memberikan alternatif solusi bagi para nelayan dalam menghadapi fluktuasi harga ikan dan keterbatasan akses pembiayaan.

Produk ikan yang diekspor adalah ikan tuna, baby tuna, lemuru, dan cakalang dengan volume mencapai 15 ton. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Kementerian Perdagangan dengan KKP dalam mengoptimalkan pemanfaatan dan pengembangan SRG di sektor perikanan.

Selain itu, inisiasi pelaksanaan SRG juga merupakan hasil dukungan dari berbagai pihak terkait, seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perbankan.

Mendag mengatakan, sebagai negara maritim, sektor kelautan dan perikanan Indonesia memegang peranan yang cukup penting dalam perekonomian nasional. 

Hingga saat ini, sektor perikanan masih memberikan kontribusi yang cukup besar bagi kinerja ekspor Indonesia.

“Pandemi COVID-19 memberikan tekanan bagi para pelaku usaha, khususnya bidang pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan,” kata Agus.

Adanya SRG, sambung dia, memberikan alternatif solusi, salah satunya, menyangkut permasalahan keuangan pelaku usaha dalam melakukan penyerapan komoditas dari produsen saat terjadi penurunan permintaan barang di dalam dan luar negeri.

Mendag menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berperan aktif dalam pengembangan SRG. Sehingga, peran SRG meningkat menjadi instrumen yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha dalam mendukung kegiatan ekspor komoditas. (adi)

Comments

comments