Kemendag Pangkas Perizinan Perdagangan LN dan Domestik

Ilustrasi-Kegiatan bongkar muat di pelabuhan./Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Jakarta―Kementerian Perdagangan bakal menyederhanakan proses layanan perizinan terkait perdagangan internasional dan domestik, khususnya yang terintegrasi dengan Ekosistem Logistik Nasional (ELN).

“Tujuannya Kemendag Pangkas Perizinan Perdagangan LN dan Domestikuntuk mengoptimalkan penerapan kebijakan lain di bidang perdagangan untuk mendukung terwujudnya efisiensi logistik nasional, seperti penataan pergudangan,” kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers bersama Penataan Ekosistem Logistik Nasional yang diselenggarakan Kementerian Keuangan secara virtual pada Kamis (24/9). 

Pemangkasan izin perdagangan ini merupakan bagian dari penataan kinerja logistik nasional untuk memperbaiki iklim investasi dan meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia. 

ELN juga dapat mempercepat proses ekspor-impor sehingga menyelaraskan arus lalu lintas barang dengan arus lalu lintas dokumen.

ELN adalah suatu hub ekosistem logistik yang menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen internasional sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang. 

Mendag menegaskan, ELN akan menghilangkan hambatan, meningkatkan kecepatan, dan mengurangi biaya logistik dalam perdagangan internasional maupun domestik. 

Program ini diyakini bakal mendorong produktivitas serta memperlancar barang mulai dari kedatangan, pengangkutan, hingga barang keluar dari gudang.

Namun, ia menekankan, peran serta entitas logistik pemerintah dan swasta masih sangat dibutuhkan agar ekosistem logistik yang berkembang di Indonesia dapat memberikan dampak yang optimal. 

“Munculnya penyedia platform-platform digital baru di seluruh wilayah Indonesia juga sangat diharapkan,” terang Mendag.

Selain itu, lanjut Mendag, Kemendag juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun terminal-terminal barang yang sesuai kebutuhan. 

Terminal-terminal barang ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas ekspor-impor kita, khususnya terkait bahan baku penolong ekspor.

Dengan terciptanya sistem logistik yang efisien, diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan daya tarik Indonesia terhadap investasi.

“Kemudian berujung pada pertumbuhan ekonomi nasional yang signifikan dan berkelanjutan,” pungkas Mendag. (ahm)

Comments

comments