Keputusan Pemerintah Melarang WNA Masuk ke Indonesia Didukung Dewan

Warga mengantre di lokasi tes cepat (rapid test) COVID-19 di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto : Angkasa Pura II)

Acuantoday.com, Jakarta- Keputusan pemerintah melarang Warga Negara Asing (WNA) masuk ke Indonesia sebagai langkah mengantisipasi penyebaran varian baru Coronavirus alias COVID-19 didukung anggota dewan.

“Hal ini sangat diperlukan untuk mengendalikan terjadinya kemungkinan situasi yang belum dapat diperhitungkan,” kata Anggota Komisi I DPR RI, Willy Aditya kepada wartawan, Selasa (29/12).

Menurut Willy, banyak negara juga melakukan larangan masuk terhadap WNA ke negara mereka, demi melindungi warganya. Buat Willy, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi bagi Pemerintah.

“Banyak negara juga melakukan hal yang sama untuk melindungi warga negaranya. Hukum tertinggi adalah keselamatan rakyat,” ucapnya.

Dijelaskan politisi Partai NasDem ini, varian baru Covid-19 yang pertama kali ditemukan di Inggris ini sangat cepat penyebarannya, hingga Pemerintah harus mengambil langkah cepat demi keselamatan warga negara.

“Varian baru Corona yang dikatakan jauh lebih cepat menyebarnya ini hasil riset laboratorium (infitro). Namun hal ini sangat patut menjadi pertimbangan pemerintah demi keselamatan warga negara,” jelasnya.

“Langkah Kemlu ini harus diikuti dengan protokol teknis yang diperlukan seperti tentang protokol kedatangan WNI kembali ke Indonesia, WNA petugas kemanusiaan, WNA pejabat diplomatik dan misi kenegaraan, WNA dalam misi undangan kenegaraan, dan lain sebagainya,” sambungnya.

Buat Willy, dengan adanya kejelasan protokol kesehatan teknis oleh Kemenlu, maka semua pihak dipastikan akan mentaatinya. “Dengan adanya kejelasan protokol, saya kira siapapun akan menaatinya,” pungkasnya. (rht)

Comments

comments