Ketua IDI Kalimantan Barat Terpapar COVID-19 

Arsip Foto. Petugas kesehatan memeriksa spesimen untuk pemeriksaan COVID-19 di laboratorium kesehatan./Foto:Antara

Acuantoday.com, Pontianak — Lagi, dokter terpapar COVID -19. Kali ini “korban”- nya adalah ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Barat, Rifka.

Ia kini menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

“Saya terkonfirmasi positif COVID-19 dan saat ini menjalani isolasi,” kata Rifka saat dihubungi Antara, Senin (26/10).

Dokter yang bertugas di Dinas Kesehatan Kota Pontianak itu saat ini masih dalam tahapan pemulihan kesehatan. Ia mengonsumsi vitamin serta berolahraga ringan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Mohon doanya agar saya dan semua yang kini dalam kondisi sakit karena COVID-19 segera sehat kembali,” katanya.

Dia mengemukakan bahwa orang yang disiplin menjalankan protokol kesehatan masih bisa tertular COVID-19 karena masih berinteraksi dengan orang lain yang tidak semuanya mematuhi protokol kesehatan.

Rifka menekankan pentingnya disiplin seluruh warga dalam menerapkan protokol kesehatan, pemeriksaan COVID-19, serta peningkatan kapasitas rumah sakit dan fasilitas isolasi dalam upaya pengendalian penularan virus corona.

“Bila diperlukan berlakukan PSBB untuk meredam penyebaran infeksi,” katanya.

“Kami tenaga kesehatan sudah mengibarkan ‘bendera putih’. Satu persatu dokter terkonfirmasi positif, sementara untuk mengatur jadwal dokter jaga kewalahan,” katanya.

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kalimantan Barat pada 25 Oktober pukul 21.00 WIB menunjukkan jumlah kasus infeksi virus corona  di Kalimantan Barat mencapai 1.564 kasus. Sebanyak 1.284 pasien sudah dinyatakan sembuh, 268 pasien masih menjalani isolasi, dan 10 orang lainnya meninggal dunia. (Rita)

Comments

comments